• Berita

Prodi PTO UMPWR Selenggarakan Kuliah Tamu, Kupas Transformasi Pendidikan di Era Digital

  • Berita

Prodi PTO UMPWR Selenggarakan Kuliah Tamu, Kupas Transformasi Pendidikan di Era Digital

blog-thumb

Prodi PTO UMPWR Selenggarakan Kuliah Tamu, Kupas Transformasi Pendidikan di Era Digital

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 07 April 2025
  • Dibaca 240 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - melalui Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) kembali menghadirkan kegiatan akademik berupa kuliah tamu bertajuk “Peran Guru Masa Depan dalam Menghadapi Transformasi Pendidikan di Era Digital” pada Selasa (07/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkaya wawasan mahasiswa dan praktisi pendidikan terhadap dinamika pembelajaran di era digital.

Kuliah tamu yang digelar di Ruang Seminar Kampus Timur tersebut diikuti oleh kurang lebih 160 peserta yang terdiri atas mahasiswa Prodi PTO, PGSD, serta komunitas guru di Kabupaten Purworejo. Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua Program Studi PTO Dwi Jatmoko, M.Pd., Ketua Program Studi PGSD Rintis Rizkia Pangestika, M.Pd., serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMPWR.

Ketua panitia, Muhammad, mahasiswa semester 4 yang mewakili Himpunan Mahasiswa Otomotif (HIMATO) dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu memberikan perspektif baru bagi mahasiswa maupun guru dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Lebih lanjut, Kaprodi PTO, Dwi Jatmoko, M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kuliah tamu tersebut serta menekankan pentingnya peran guru dalam menghadapi transformasi digital, khususnya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan inovatif dalam proses pembelajaran.

Sebagai narasumber utama, Muhammad Nur Rizal, S.T., M.Eng., Ph.D., Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan, menyampaikan materi terkait konsep pembelajaran inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman. Dalam paparannya, ia menyoroti pemanfaatan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), sebagai media pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan mampu mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik secara lebih personal.

Ia menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan oleh guru dalam berbagai aspek pembelajaran, mulai dari penyusunan materi, evaluasi, hingga menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa peran guru tetap menjadi faktor utama sebagai fasilitator yang mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tetap berlandaskan nilai-nilai pendidikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mengembangkan pola pikir yang lebih adaptif dan inovatif dalam proses pembelajaran, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan di tengah perkembangan teknologi digital. (editor : Akb/KP).