• Berita

UMPWR–UiTM Luncurkan Riset Internasional Berbasis AI untuk Berdayakan Mahasiswa EFL Indonesia–Malaysia

  • Berita

UMPWR–UiTM Luncurkan Riset Internasional Berbasis AI untuk Berdayakan Mahasiswa EFL Indonesia–Malaysia

blog-thumb

UMPWR–UiTM Luncurkan Riset Internasional Berbasis AI untuk Berdayakan Mahasiswa EFL Indonesia–Malaysia

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 23 Februari 2026
  • Dibaca 313 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – bekerjasama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) secara resmi meluncurkan riset internasional berbasis Artificial Intelligence (AI) bertajuk “Empowering Low-Literacy EFL University Students with AI-Supported Speaking Practice in Indonesia and Malaysia.” Penelitian ini dilaksanakan selama satu tahun sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik Indonesia–Malaysia dalam bidang inovasi pembelajaran bahasa Inggris.

Riset yang dipimpin oleh Abdul Ngafif, Asri Cahya Aliana, dan Ahmad Nazri Jelani ini bertujuan mengkaji peran praktik berbicara berbasis AI dalam memberdayakan mahasiswa EFL (English as a Foreign Language) dengan tingkat literasi rendah. Fokus penelitian mencakup peningkatan performa berbicara bahasa Inggris mahasiswa serta eksplorasi persepsi dan pengalaman mereka dalam proses pemberdayaan melalui teknologi.

Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi mahasiswa pada empat dimensi utama: persepsi kebermanfaatan, kepercayaan diri berbicara, aksesibilitas dan kemudahan penggunaan, serta motivasi untuk berbicara. Sementara itu, data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur untuk menggali pengalaman mahasiswa terkait rasa percaya diri dan keberanian bersuara, otonomi dalam belajar, penurunan kecemasan, serta tumbuhnya sense of empowerment. Selain itu, tes performa berbicara dilaksanakan untuk mengukur capaian kemampuan mahasiswa setelah mengikuti praktik berbasis AI.

Pengambilan data internasional dilaksanakan pada 11–14 Februari 2026 di Universiti Teknologi MARA Cawangan Pahang. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam implementasi riset sekaligus memperkuat sinergi akademik kedua institusi dalam konteks pembelajaran lintas budaya.

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendekatan pembelajaran bahasa Inggris yang inklusif dan suportif bagi mahasiswa berliterasi rendah di perguruan tinggi. Selain itu, riset ini juga memperkaya literatur internasional mengenai integrasi AI dalam pembelajaran bahasa serta menawarkan implikasi pedagogis bagi konteks EFL di Indonesia dan Malaysia.


Bersamaan dengan agenda penelitian, dilaksanakan pula penarikan 15 mahasiswa peserta program KKN–Magang Internasional hasil kerja sama antara UMPWR, Universiti Teknologi MARA, Ma'ahad As Sultan Ahmad Shah Ad Dinni, dan Sekolah Rendah Tahfidz Al Bana di Bandar Jengka, Malaysia. Program ini memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa melalui kegiatan pengabdian masyarakat, praktik profesional, serta interaksi langsung dengan komunitas global.

Prof. Madya Dr. Hjh Nazirah binti Ramli selaku Timbalan Rektor (Bahagian Hal Ehwal Akademik) UiTM menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya strategis peningkatan mutu akademik mahasiswa dalam rangka mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja global. Menurutnya, sinergi riset dan mobilitas internasional memperkuat kompetensi profesional, daya saing, serta kesiapan mahasiswa di era transformasi digital.

Sementara itu, Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik, tetapi juga memperkuat mentalitas, pengalaman kolaboratif, dan kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi di lingkungan internasional. “Pengalaman global menjadi fondasi penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, tangguh, dan berdaya saing internasional,” tegasnya.

Kolaborasi UMPWR–UiTM ini menjadi model kerja sama regional yang mengintegrasikan riset inovatif, penguatan mutu akademik, serta program internasionalisasi mahasiswa dalam satu ekosistem pendidikan yang berdampak luas dan berkelanjutan.