• Berita

Mahasiswa KKN UMPWR Berdayakan Ibu PKK melalui Pelatihan Hantaran di Desa Triwarno

  • Berita

Mahasiswa KKN UMPWR Berdayakan Ibu PKK melalui Pelatihan Hantaran di Desa Triwarno

blog-thumb

Mahasiswa KKN UMPWR Berdayakan Ibu PKK melalui Pelatihan Hantaran di Desa Triwarno

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 09 Februari 2026
  • Dibaca 318 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Triwarno, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo mengadakan pelatihan pembuatan hantaran bagi ibu-ibu PKK, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta ibu-ibu PKK.

 

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Arta Kusumaningrum, S.P., M.Sc., mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK agar memiliki keterampilan praktis dalam membuat hantaran. Keterampilan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan hajatan desa, seperti pernikahan maupun acara adat lainnya.

 

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan dan praktik langsung dalam merangkai hantaran yang menarik dan bernilai estetika. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga sesi praktik, di mana ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan hantaran.

 

Ketua KKN Desa Triwarno 1, Ilham Tegar Prastyo, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. “Pelatihan membuat hantaran memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Keahlian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan, terutama bagi ibu rumah tangga dan kalangan muda, mengingat kebutuhan hantaran dalam berbagai acara terus meningkat,” ujarnya.

 

Secara keseluruhan, pelatihan pembuatan hantaran ini dinilai sebagai kegiatan yang positif, bermanfaat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Triwarno. Mahasiswa KKN UMPWR berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas serta mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.