• Berita

UMPWR Bersama Forum Humas PTMA Lakukan Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumut, Aceh, dan Sumbar

  • Berita

UMPWR Bersama Forum Humas PTMA Lakukan Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumut, Aceh, dan Sumbar

blog-thumb

UMPWR Bersama Forum Humas PTMA Lakukan Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumut, Aceh, dan Sumbar

  • Sekretariatan dan Protokoler UMPWR
  • 06 Desember 2025
  • Dibaca 583 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - bersama Forum Humas  Perguruan Tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah (PTMA)  melakukan doa bersama untuk para korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan sekitarnya dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Workshop Humas PTMA yang berlangsung selama tiga hari, 5–7 Desember 2025, di Grand Rohan Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri ratusan perwakilan humas dariberbagai PTMA di Indonesia.

Doa dipanjatkan sebagai wujud empati, kepedulian, dan solidaritas keluarga besar Humas PTMA atas musibah yang menimpa masyarakat di berbagai daerah tersebut.

UMPWR yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini diwakili oleh Avizhena Akbar Hersanto, S.H., dari Bagian Kesekretariatan dan Protokoler. Kehadiran UMPWR menunjukkan komitmen kampus dalam memperkuat kompetensi, kolaborasi, serta peran strategis kehumasan dalam membangun citra positif perguruan tinggi.

Rakornas dan workshop ini juga menghadirkan berbagai sesi penguatan kapasitas, mulai dari peningkatan literasi digital humas, strategi komunikasi publik, manajemen konten kreatif, hingga penguatan jejaring antar-PTMA. Melalui forum ini, humas PTMA diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung kualitas layanan, publikasi, serta reputasi institusi masing-masing.

Kegiatan ini juga mengajak para peserta untuk terus memperkuat solidaritas dan aksi nyata membantu masyarakat terdampak bencana. Humas PTMA berkomitmen menjalankan peran tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan yang menjadi napas perjuangan Muhammadiyah.