• Berita

Dosen FKIP UMPWR Perkuat Kompetensi Guru SMPN 5 Wates melalui IHT Pembelajaran Mendalam dan Digitasi Pembelajaran

  • Berita

Dosen FKIP UMPWR Perkuat Kompetensi Guru SMPN 5 Wates melalui IHT Pembelajaran Mendalam dan Digitasi Pembelajaran

blog-thumb

Dosen FKIP UMPWR Perkuat Kompetensi Guru SMPN 5 Wates melalui IHT Pembelajaran Mendalam dan Digitasi Pembelajaran

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 04 Desember 2025
  • Dibaca 498 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) — Komitmen UMPWR dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kembali dibuktikan melalui kontribusi dosen-dosen terbaiknya. Pada Rabu, 3 Desember 2025, Dr. Raden Wakhid Akhdinirwanto, M.Si, dosen Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMPWR, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan In House Training (IHT) bertema Pembelajaran Mendalam dan Digitasi Pembelajaran di SMP Negeri 5 Wates, Kulon Progo.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat SMPN 5 Wates ini diikuti oleh Kepala Sekolah dan seluruh guru SMPN 5 Wates. IHT ini bertujuan memperkuat kapasitas pendidik dalam menyusun asesmen pembelajaran mendalam agar proses belajar mengajar semakin relevan dan berdampak bagi peserta didik.

Acara dibuka oleh Kepala SMPN 5 Wates, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran UMPWR dan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh Dr. Wakhid, sesi diskusi interaktif, dan penutup.

Dalam paparannya, Dr. Wakhid menegaskan bahwa asesmen dalam Pembelajaran Mendalam (PM) mencakup tiga jenis, yaitu asesmen awal, asesmen proses, dan asesmen akhir. Ia juga menjelaskan konsep penting dalam evaluasi pembelajaran, yakni Assessment as Learning, Assessment for Learning, dan Assessment of Learning.

"Assessment for Learning dilakukan selama proses pembelajaran dengan tujuan memonitor perkembangan siswa dan menyesuaikan instruksi sesuai kebutuhan mereka. Penilaian ini tidak digunakan sebagai dasar nilai akhir dan dapat berupa diskusi kelas, kuis singkat, atau jurnal reflektif,” jelas Dr. Wakhid.

Sementara itu, Assessment of Learning diterapkan pada akhir suatu unit pembelajaran atau periode tertentu. Penilaian ini digunakan untuk mengukur capaian belajar dan menentukan nilai akhir, misalnya melalui ujian semester, proyek akhir, atau laporan penelitian.

Guru-guru SMPN 5 Wates tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi. Mereka mendapatkan banyak wawasan baru mengenai strategi penyusunan asesmen yang lebih bermakna dan selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.

Kegiatan IHT ini tidak hanya menjadi ruang peningkatan kapasitas pendidik, tetapi juga memperkuat kerja sama antara UMPWR dan sekolah-sekolah mitra dalam membangun pembelajaran yang lebih adaptif, mendalam, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.