Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - melalui Pesantren Mahasiswa (PESMA) kembali menyelenggarakan kegiatan Masa Ta’aruf Santri (MATASA) bagi para santri baru tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 10–11 Oktober 2025, di Heroes Park Purworejo, dengan mengusung tema “Menjadi Santri Berkarakter Islami, Berwawasan Ilmiah, dan Berjiwa Sosial.”
Sebanyak 102 santri baru mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan mahasiswa baru UMPWR yang juga menjadi santri di tiga PESMA, yaitu Pesantren Mahasiswa Chudori (Putri/Baledono), Pesantren Mahasiswa Rahajoe (Putri/Ngrapah), dan Pesantren Mahasiswa H.M. Roestam (Putra/Loano).
Kegiatan MATASA menjadi agenda rutin tahunan sebagai sarana pengenalan kehidupan pesantren mahasiswa, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan sejak dini. Selama dua hari pelaksanaan, para santri mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti pembinaan spiritual, kajian keislaman, pelatihan kepemimpinan, permainan edukatif, hingga kegiatan sosial.
Koordinator PESMA UMPWR Ari Fajar Isbakhi, M.Pd.I, menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan para santri tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian Islami yang kuat, berwawasan ilmiah luas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. MATASA ini juga menjadi momentum para santri di pesantren mahasiswa untuk dapat saling mengenal dan mempererat keakraban.

Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bisa menjadi santri di PESMA merupakan hal yang patut disyukuri. “Bisa menjadi bagian dari santri di PESMA UMPWR adalah hal yang patut disyukuri, karena para mahasiswa bisa mendapatkan ilmu agama dan ilmu dunia, kuliah sekaligus mondok, jadi dapat dua-duanya. Hal ini sangat jarang bisa didapatkan”, jelasnya.
Lebih lanjut, Rektor juga menekankan bahwa teman-teman di kampus terutama di UKM-UKM bisa menjadi ladang dakwah untuk para santri. “Ajak teman-teman di kampus dan di UKM untuk sholat di masjid kampus tepat waktu. Itu menjadi ladang dakwah kalian”, tuturnya.
Rektor juga berpesan kepada para santri untuk tetap selalu bermasyarakat dengan warga sekitar pondok. Kegiatan MATASA juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah antar-santri dan menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Pesantren Mahasiswa UMPWR. (Akb/KP).
14 Januari 2020
13 Januari 2021
25 Februari 2021
27 September 2021