• Berita

UMPWR Implementasi Kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia Melalui Guest Lecture

  • Berita

UMPWR Implementasi Kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia Melalui Guest Lecture

blog-thumb

UMPWR Implementasi Kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia Melalui Guest Lecture

  • KUI, Sekretariat dan Humas UMPWR
  • 01 Oktober 2025
  • Dibaca 438 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional melalui kegiatan International Guest Lecture 2025. Bertempat di Auditorium Kasman Singodimejo pada Senin (29/09/2025), kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM)  yang membagikan pengalaman dan wawasan mendalam seputar sistem pendidikan vokasi dan teknologi. Kedua narasumber itu adalah Dr. Muhamad Afzamiman bin Aripin dan Dr. Ahmad Nabil bin Md Nasir.

Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Hadir jajaran pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Tusino, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan akademik internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pembelajaran dan internasionalisasi kampus.

Kuliah tamu internasional ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan global, terutama dalam bidang vokasi dan teknologi. Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin membekali mereka agar siap bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Malaysia, disusul penampilan kolaboratif mahasiswa UTM dan UMPWR yang mempererat suasana kebersamaan budaya antara kedua institusi. Momen ini menjadi simbol nyata dari semangat kolaborasi lintas negara dalam dunia pendidikan.


Sesi inti yang diisi oleh Dr. Muhammad Afzamiman bin Aripin dan Dr. Ahmad Nabil bin Md. Nasir dari UTM memaparkan tentang peran strategis TVET (Technical and Vocational Education and Training) dalam menopang pembangunan ekonomi masa depan. Keduanya menekankan bahwa TVET modern berperan tidak hanya mencetak tenaga kerja terampil, tetapi juga menjadi motor penggerak inovasi dan daya saing bangsa di era digital.

Sebagai penyeimbang perspektif, Ketua Prodi PTO UMPWR, Dwi Jatmoko, M.Pd., turut memaparkan kondisi dan tantangan TVET di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk membentuk sistem vokasi yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Diskusi interaktif menjadi salah satu bagian paling dinamis dari acara ini. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan kritis mengenai transformasi digital, kesiapan lulusan, hingga peluang implementasi TVET inklusif di Indonesia. Jawaban mendalam dari para narasumber memperkaya wawasan seluruh peserta.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMPWR, Assoc.Prof. Dr. Jeki Wibawanti, menambahkan kegiatan ini sebagai implementasi awal MoU yang baru saja diteken melalui terselenggaranya kegiatan International Guest Lecture.

Program ini bukan hanya memperluas wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat posisi UMPWR sebagai penghubung strategis antara institusi pendidikan dalam dan luar negeri dengan menjalin kerjasama dengan kampus UTM yang menempati peringkat #153 di QS World University Rankings 2026153 Qs word. Kami berharap kerja sama dengan UTM dapat terus berkembang ke berbagai bentuk kolaborasi lainnya, termasuk riset dan program pertukaran lainnya,” ujarnya.