• Berita

Kelompok 10 KKN Tematik UMPWR Selenggarakan Sosialisasi Melawan Insecure dan Pelatihan Personal Branding

  • Berita

Kelompok 10 KKN Tematik UMPWR Selenggarakan Sosialisasi Melawan Insecure dan Pelatihan Personal Branding

blog-thumb

Kelompok 10 KKN Tematik UMPWR Selenggarakan Sosialisasi Melawan Insecure dan Pelatihan Personal Branding

  • Sekretariat dan Humas UMPWR
  • 10 September 2025
  • Dibaca 324 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - Kelompok 10 KKN Tematik menyelenggarakan Sosialisasi Melawan Insecure dan Pelatihan Personal Branding dengan tema "Self Love Era: Waktunya Pede dan Bangun Personal Branding” di desa Sidorejo Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai permasalahan kesehatan mental di kalangan remaja (insecure) dan pelatihan mengelola media sosial secara positif melalui personal branding.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 28 Agustus 2025 lalu ini dihadiri oleh sekretaris desa Sidorejo, Dosen Pembimbing Lapangan Hamas Bernadian, M.Psi , dan remaja karang taruna yang desa Sidorejo berjumlah 30 orang sebagai peserta dengan pembicara Rizki Eka Saputra yang merupakan mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum dan Ilmu Sosial UMPWR. 

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini diawali dengan sambutan dari ketua pelaksanaan Alifatul Zahrina serta sambutan dari perwakilan perangkat desa Sidorejo yang dalam hal ini diwakilkan oleh Ida Zulaida, S.Pd selaku sekretaris desa. 

Terima kasih kepada adik-adik KKN yang sudah menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi remaja di Desa Sidorejo. Harapannya, kegiatan ini dapat membuka wawasan anak-anak muda kita untuk lebih percaya diri, mencintai diri sendiri, serta mampu menampilkan potensi terbaik yang dimiliki. Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.” Ujarnya.

Rizki Eka Saputra sebagai pembicara menyampaikan materi mengenai pentingnya mengenal diri dan membangun self love. Peserta diajak memahami arti menghargai diri sendiri, menerima kekurangan, serta menyadari potensi yang dimiliki. Dalam sesi ini, Rizki juga mengangkat isu tentang insecure yang sering dialami remaja, serta memberikan pemahaman bagaimana cara mengelola rasa tidak percaya diri tersebut agar tidak menghambat perkembangan diri.

Lebih lanjut, Rizki juga memberikan pelatihan personal branding. Peserta diberikan tips dan trik bagaimana menampilkan diri secara positif baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial. Pelatihan ini meliputi cara mengenali kelebihan diri, membangun citra positif, serta memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk menunjang masa depan. Selain itu, peserta juga diajak untuk melakukan latihan sederhana seperti menyebutkan keunggulan diri masing-masing dan bagaimana cara mengomunikasikannya dengan percaya diri.

Beberapa remaja karang taruna juga berbagi pengalaman pribadi terkait rasa insecure yang pernah dialami, kemudian mendapatkan masukan langsung dari pembicara. Acara ditutup dengan sesi refleksi, di mana setiap peserta menuliskan satu hal positif tentang dirinya di sebuah kertas sebagai bentuk komitmen untuk lebih percaya diri. 

Saya merasa sangat senang bisa berbagi bersama remaja Karang Taruna Desa Sidorejo. Masa remaja adalah waktu yang penuh tantangan, sering kali muncul rasa insecure atau kurang percaya diri. Namun, dengan belajar mencintai diri dan membangun personal branding, kita bisa lebih siap menghadapi masa depan. Semoga materi yang disampaikan hari ini bisa menjadi bekal untuk terus berkembang dan percaya bahwa setiap orang punya kelebihan yang unik.”, tutur Rizki Eka Saputra saat menutup kegiatan sosialisasi. (akb/KP)