Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – mendapat kehormatan dengan hadirnya Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa Ibas, dalam agenda Sosialisasi Program Indonesia Pintar dengan tema “Generasi Kompetitif Melalui Pendidikan Inklusif”. Kegiatan berlangsung pada Rabu (27/8/2025) sore di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR, dan dihadiri oleh Ketua Badan Pembina Harian, jajaran Wakil Rektor, Biro Kemahasiswaan, PMB dan Promosi, para Dekan di lingkungan UMPWR, mahasiswa penerima KIP-K, serta para tamu undangannya lainnya.
Dalam kunjungannya, Ibas didampingi oleh Anggota Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo yang akrab disapa Mas Bram. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh civitas akademika UMPWR. Acara dibuka dengan sambutan oleh Wakil Rektor II UMPWR, Muhamad Taufik, M.T., yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada mahasiswa penerima KIP. Menurutnya, program ini banyak dinanti oleh para mahasiswa kurang mampu. WR II berharap agar penerima KIP dapat ditambah lagi jumlahnya
“Pendidikan adalah jalan utama untuk melahirkan generasi unggul dan berdaya saing. Kehadiran Program Indonesia Pintar sangat relevan untuk mendukung akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif bagi anak bangsa,” tutur Muhamad Taufik.
Dalam paparannya, Ibas menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang kompetitif melalui pendidikan inklusif yang merata, tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun wilayah. Ia juga mengajak mahasiswa UMPWR untuk terus bersemangat menuntut ilmu dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
“Kita ingin masyarakat muda kita berhak mendapat pendidikan yang berkeadilan. Generasi Z ini harus menjadi pelaku dalam demokrasi dan pelaku dalam kehidupan kampus serta kemajuan kesejahteraan. Kita harus jadikah generasi muda untuk mampu menyelesaikan permasalahan Negara. Generasi muda diharapkan bisa bekerjasama dengan pemerintah dan bisa berpikir secara kritis untuk menjadi solusi persoalan bangsa”, jelasnya.
Sementara itu, Mas Bram menambahkan bahwa DPR RI bersama pemerintah terus berupaya memperkuat program-program pendidikan agar mampu menjawab tantangan era global. Menurutnya, pendidikan harus menjadi jembatan lahirnya generasi kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
“Kami semua memiliki semangat untuk pendidikan yang lebih inklusif dan merata. Pendidikan adalah fundamental suatu negara untuk menjadi maju. Dengan pendidikan, adik-adik semua memiliki satu langkah besar menuju kesuksesan”, tutur mas Bram.
Mas Bram menambahkan bahwa hanya 4,8 % penduduk Indonesia lulusan S1. Sebanyak 24, 3 % tidak sekolah, 22,7% lulusan SD, 14,5% tamatan SMP, dan 21,5% lulusan SMA. Terkait penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP, Mas Bram menyebutkan tahun 2025 target 21 juta orang. Saat ini di wilayah Kedu ada 250.709 penerima PIP, sedangkan Total KIP 3.770 penerima.
Selain pihak UMPWR, acara ini juga dihadiri Ketua Partai DPC Partai Demokrat Yophi Prabowo serta Wakil DPRD Estri Utami Setyowati. Secara simbolis juga diserahkan beasiswa KIP-K dari Kementerian Pendidikan, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia kepada perwakilan mahasiswa dari UMPWR, STIKES PEMKAB Kabuten Purworejo dan IBISA Purworejo oleh Ibas dan Mas Bram.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi bersama mahasiswa. Kehadiran Wakil Ketua MPR RI di UMPWR ini diharapkan dapat memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berperan aktif dalam mencetak generasi muda Indonesia yang kompetitif melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. (akb/KP).
14 Januari 2020
13 Januari 2021
25 Februari 2021
27 September 2021