• Berita

Tim UMPWR Lolos 2 Sekaligus Sebagai Tim Pendamping Program Kosabangsa 2025

  • Berita

Tim UMPWR Lolos 2 Sekaligus Sebagai Tim Pendamping Program Kosabangsa 2025

blog-thumb

Tim UMPWR Lolos 2 Sekaligus Sebagai Tim Pendamping Program Kosabangsa 2025

  • Kesekretariatan dan Humas UMPWR
  • 15 Agustus 2025
  • Dibaca 1292 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - kembali menunjukkan kiprahnya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui partisipasi sebagai tim pendamping pada dua proposal sekaligus dalam Program Kosabangsa Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berdasarkan Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0685/C3/DT.05.00/2025 tanggal 13 Agustus 2025 tentang Penerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Kosabangsa.

Tim pendamping UMPWR diketuai oleh Prof. Dr. Suyitno, M.Pd, dengan anggota Assoc. Prof. Dr. Jeki Wibawanti, M.Eng., M.Si dan Assoc. Prof. Dr. Murry Harmawan., M.Sc. Tahun ini, tim akan mendampingi dua mitra kolaborasi strategis, yaitu: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Rajawali, Purworejo dengan Judul Program: Pengembangan Desa Tangguh Bencana: Penerapan Alat Deteksi Longsor dan Sistem Pengolahan Kopi Berbasis Sel Surya di Desa Donorejo, Purworejo.

Selain itu juga sebagai Tim Pendamping Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta dengan Judul Program: Peningkatan Produk Pangan Lokal Unggulan dan Pencegahan Stunting dengan Penerapan Teknologi Pengering dan Kandang Pintar Berbasis IoT bagi Masyarakat Ekstrem Miskin.


Keikutsertaan UMPWR dalam dua program ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam mendorong kolaborasi lintas institusi dan memajukan hilirisasi hasil riset ke masyarakat, khususnya melalui penerapan teknologi tepat guna dan pemberdayaan berkelanjutan.

Program ini bukan hanya tentang transfer teknologi, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mandiri, tangguh, dan mampu memanfaatkan potensi daerahnya di era digital,” ujar Prof. Dr. Suyitno, M.Pd selaku Ketua Tim Pendamping.

Dengan dukungan dan sinergi antara perguruan tinggi, mitra industri, dan masyarakat, diharapkan kedua program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan dan keberlanjutan pembangunan desa.