Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) — Dosen Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. R. Wakhid Akhdinirwanto, M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP se-Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan yang berlangsung secara aktif dan antusias ini mengangkat tema "Penyusunan Perencanaan Pembelajaran (RPP) dengan Pendekatan Deep Learning". Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo pada 22 – 24 Juli 2025 di SMP Negeri 1 Wates.
Bimtek yang diikuti oleh Ketua MGMP IPS SMP, dan para guru IPS Se- Kabupaten Kulon Progo ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru IPS dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan menantang sesuai dengan kebutuhan abad 21, serta menyosong penggunaan pendekatan Deep Learning. Pada kesempatan tersebut, Dr. Wakhid memaparkan teori pembuatan Perencanaan Pembelajaran, Praktik pembuatan Perencanaan Pembelajaran, diskusi, dan refleksi. Dr. Wakhid menekankan akan pentingnya perubahan paradigma dari pembelajaran berbasis transfer informasi menjadi pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterampilan berpikir kritis, serta kolaborasi antar siswa.
RPP deep learning merupakan konsekuensi logis dari adanya perubahan sosial. Dr. Wakhid menjelaskan bahwa peserta didik harus mampu menjelaskan pengertian perubahan sosial sebagai proses perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat yang memengaruhi pola pikir, sikap, dan perilaku individu maupun kelompok. Peserta didik juga harus mampu mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan sosial, baik perubahan kecil maupun besar, perubahan cepat maupun lambat, serta perubahan yang dikehendaki atau tidak dikehendaki.
Selain penyampaian materi, para peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung menyusun RPP berbasis deep learning sesuai dengan karakteristik mata pelajaran IPS dan profil peserta didik di sekolah masing-masing. Kegiatan ini disambut baik oleh para guru yang hadir. Mereka merasa terbantu dengan wawasan baru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru IPS di Kabupaten Kulon Progo dapat menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing, menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk cara berpikir dan sikap siswa yang kritis, reflektif, dan kontekstual. (akb/KP).
14 Januari 2020
13 Januari 2021
25 Februari 2021
27 September 2021