• Berita

Prodi Pendidikan Matematika UMPWR Selenggarakan Seminar Nasional SENDIKA 2025

  • Berita

Prodi Pendidikan Matematika UMPWR Selenggarakan Seminar Nasional SENDIKA 2025

blog-thumb

Prodi Pendidikan Matematika UMPWR Selenggarakan Seminar Nasional SENDIKA 2025

  • Humas dan Protokoler UMPWR
  • 08 Juli 2025
  • Dibaca 1152 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Program Studi Pendidikan Matematika sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SENDIKA) 2025 pada Sabtu, 5 Juli 2025. Kegiatan yang bertempat di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR ini mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Mendalam untuk Mewujudkan Pendidikan Matematika yang Bermutu.”

Seminar ini menghadirkan 3 pembicara ternama yaitu Prof. Imam Solekhudin, M.Si., Ph.D. (UGM), Dr. Imam Sujadi, M.Si (UNS), dan  Dr. Puji Nugraheni, S.Si., M.Pd (UMPWR). Hadir pula Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., Dekan FKIP Dr. Riawan Yudi Purwoko, M.Pd., Kaprodi dan seluruh dosen serta tenaga kependidikan Prodi Pendidikan Matematika UMPWR. 

Adapun SENDIKA 2025 ini diikuti oleh 42 pemakalah dan 72 peserta non pemakalah, dengan para pemakalah yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi diantaranya Universitas Sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, Universitas Sanata Dharma, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Medan, Universitas Merdeka Madiun, STKIP Muhammadiyah Pagaralam, Universitas Veteran Bangun Nusantara, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Insan Cita Indonesia, dan STAI Nahdlatul Ulama Purworejo.


SENDIKA 2025 diadakan untuk membedah, mengkaji, dan memberikan pemahaman tentang transformasi pembelajaran mendalam untuk mewujudkan Pendidikan Matematika yang bermutu. Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UMPWR, Wharyanti Ika Purwaningsih, M.Pd menyampaikan bahwa SENDIKA 2025 menjadi upaya konkret untuk menjawab tantangan pendidikan abad 21, khususnya dalam penguatan pembelajaran yang mendalam (deep learning) di bidang matematika.

Prof. Imam Sholekhudin, M. Si., Ph. D pada materinya menyampaikan bahwa setiap masalah nyata dapat diselesaikan dengan menggunakan sudut pandang matematika. Oleh karenanya, matematika tidak boleh dipandang hanya sekedar rumus saja namun lebih kepada cara berpikir logis dan kritis.

Dr. Imam Sujadi, M. Si., menyampaikan bahwa kunci pembelajaran mendalam adalah memfungsikan guru benar-benar sebagai fasilitator sehingga dapat menggunakan konteks sehari-hari sebagai sumber dan bahan pengajaran. Dari sana, prinsip pembelajaran mendalam secara berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan dapat tercapai. Lebih lanjurt, Dr. Puji Nugraheni, S. Si., M. Pd menjelaskan bahwa perubahan kurikulum mutlak dilakukan untuk mempersiapkan generasi siap akan tantangan di masa depan.

Dengan terlaksananya SENDIKA 2025, diharapkan terjadi peningkatan mutu pembelajaran matematika di berbagai jenjang pendidikan serta terbangunnya jaringan kolaboratif antarpendidik dan peneliti dalam pengembangan pendidikan matematika yang relevan, inovatif, dan berkualitas. (Akb/KP).