• Berita

FKIP UMPWR Gelar Diklat Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Para Guru di Kabupaten Purworejo

  • Berita

FKIP UMPWR Gelar Diklat Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Para Guru di Kabupaten Purworejo

blog-thumb

FKIP UMPWR Gelar Diklat Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Para Guru di Kabupaten Purworejo

  • Humas dan Protokoler UMPWR
  • 01 Juli 2025
  • Dibaca 1048 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru di era digital dengan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) bagi guru-guru SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini dibuka pada Selasa, 1 Juli 2025 dan akan berakhir sekitar bulan November 2025 dan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai sekolah SD – SMA di wilayah Purworejo. 

Diklat ini merupakan tindak lanjut dari terpilihnya FKIP UMPWR sebagai salah satu Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial tahun 2025 berdasarkan Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan nomor 3644/C/DM.00.02/2025 tertanggal 21 April 2025.

Diklat ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pemahaman dasar dan keterampilan praktis dalam pemrograman serta penerapan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan sejalan dengan tuntutan kurikulum dan perkembangan teknologi di era digital. Diklat ini menghadirkan trainer / fasilitator dari kalangan dosen UMPWR.

Turut Hadir dalam acara pembukaan diklat pada Selasa, 1 Juli 2025, Plt. Kepala Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, SSTP., MM., Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., Dekan FKIP Dr. Riawan Yudi Purwoko, M.Pd., Wakil Dekan FKIP, dan para trainer diklat.

Dekan FKIP UMPWR, Dr. Riawan Yudi Purwoko, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam hal penggunaan AI dan koding sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan. Dr. Riawan juga menekankan perlunya etika dalam menggunakan teknologi. “Yang terpenting dari kemajuan teknologi ini adalah bahwa AI harus digunakan dengan etika. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dan digunakan dengan benar,” ungkapnya.

Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menyampaikan bahwa diklat ini salah satunya untuk menyiapkan tenaga terampil di bidang digital. Rektor juga berpesan bahwa ilmu yang didapat selama diklat untuk dapat ditularkan kepada yang lain. “Ilmu yang bapak/ibu dapat selama diklat ini harus ditularkan kepada guru lain yang tidak mengikuti diklat. Insya Allah mendapatkan pahala jariyah, karena termasuk ilmu yang bermanfaat”, pesannya.

Diklat IN-1 (In-house Training ) diselenggarakan dalam 2 gelombang, gelombang 1 untuk guru SD dan SMP pada 1 - 5 Juli 2025; sedangkan gelombang 2  untuk SD dan SMA pada 8 - 12 Juli 2025. Sedangkan diklat ON (On-the-Job Training ) selama 2,5 bulan peserta mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilannya di sekolah masing-masing. Selama diklat ON para guru akan mendapatkan pendampingan dari fasilitator selama tiga kali. Selanjutnya, Diklat IN-2 akan diselenggarakan sekitar bulan Oktober 2025. Peserta melakukan refleksi bersama-sama di ruang diklat LPD FKIP UMPWR.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FKIP UMPWR berharap dapat terus mendorong transformasi pendidikan dasar dan menengah yang lebih inovatif dan berbasis teknologi, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar. (akb/KP)