• Berita

Komitmen Membangun Kampus Inklusif, UMPWR Lantik 31 Relawan ULDKM

  • Berita

Komitmen Membangun Kampus Inklusif, UMPWR Lantik 31 Relawan ULDKM

blog-thumb

Komitmen Membangun Kampus Inklusif, UMPWR Lantik 31 Relawan ULDKM

  • ULDKM, Humas dan Protokoler
  • 01 Juli 2024
  • Dibaca 70 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – bertempat di Ruang Kuliah B Kampus Timur UMPWR, dilaksanakan pelantikan pengurus Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa (ULDKM) Periode 2024/2025 pada Sabtu, 28 Juni 2024 kemarin. Acara pelantikan ini dikemas dengan tema “Welcome Party Volunteer Unit Layanan Difabel dan Konseling Mahasiswa”. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh 31 peserta yang semuanya merupakan relawan baru. Turut hadir pula Kepala Bagian PMB dan Kesejahteraan Mahasiswa Basuki, M.Pd., B.I., Serta Kepala ULDKM  UMPWR Itsna Iftayani S.Pd.I., M.A. 

Selain pelantikan, salah satu tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk mengeratkan persaudaraan, serta menyamakan visi dalam menjalankan tugas sebagai relawan. Kegiatan ini juga merupakan penyambutan bagi relawan yang baru bergabung sekaligus menjadi acara perpisahan bagi para relawan yang sudah purna tugas. Diawali dengan penyerahan SK Rektor pelantikan oleh Kepala Bagian PMB dan Kesejahteraan Mahasiswa Basuki, M.Pd., B.I. kepada perwakilan Relawan dan penyerahan sertifikat kepada Kepala ULDKM, menandakan resmi sudah Relawan dalam menjalankan tugas. 

Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan, ”Seperti yang kita dengarkan tadi saat qori’ melantunkan ayat Al ‘Quran, Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu. Maka oleh karna itu teruslah belajar dan berbuat kebaikan, saya percaya teman-teman semua akan bertemu dengan kebetulan-kebetulan yang menyenangkan di kemudian hari“, katanya. 

Acara dilanjutkan dengan selayang pandang terkait ULDKM oleh Itsna Iftayani S.Pd.I., M.A. dengan harapan, para volunteer dapat lebih memahami peran mereka dalam menjadi bagian dari ULDKM. “Mungkin hari ini teman-teman bergabung dengan alasannya masing-masing. Namun saya yakin dalam 6 bulan atau selambat-lambatnya 1 tahun, teman-teman akan menemukan arti sesungguhnya mengapa kita ada di sini” ujarnya. 

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UMPWR dalam membangun kampus yang inklusif. Melihat banyak hal-hal yang perlu diperhatikan termasuk kesehatan mental para mahasiswa, sampai dengan teman-teman yang menyandang disabilitas. Dalam kegiatan tersebut, para relawan juga diminta untuk saling memperkenalkan diri, perkenalan yang dikemas dengan sangat menarik oleh panitia menghidupkan susana dalam ruangan tersebut. Kegiatan juga diisi dengan diskusi oleh masing masing divisi untuk menyamakan presepsi dan mendiskusikan tugas tugas tiap divisi. Ada 3 konsen yang ada di ULDKM UMPWR, antara lain Pengembangan Diri, Konseling atau Konselor Sebaya, dan Sahabat Difabel. 

Kegiatan diakhiri dengan perpisahan bagi relawan yang telah menyelesaikan tugasnya di periode 2023/2024. Rasa haru dan kebahagiaan menyelimuti acara perpisahan yang ditutup dengan sesi foto bersama. “Sesuai dengan bayangan yang ada di benak saya, acara ini sungguh sangat menyenangkan, kita saling berkenalan dengan cara yang tidak biasa. Dan yang paling menyentuh adalah ketika kita menyaksikan perpisahan relawan-relawan yang sudah menyelesaikan tugasnya.” ungkap Arif salah satu relawan ULDKM menggambarkan suasana kegiatan hari itu. Dengan semangat baru, para relawan siap memberikan kontribusi terbaiknya bagi mahasiswa, kampus, dan masyarakat luas.