• Berita

8 Mahasiswa UM Purworejo Terima Beasiswa Lazismu

  • Berita

8 Mahasiswa UM Purworejo Terima Beasiswa Lazismu

blog-thumb

8 Mahasiswa UM Purworejo Terima Beasiswa Lazismu

  • Humas
  • 15 November 2022
  • Dibaca 466 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo melalui Kantor Layanan (KL) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu), menyerahkan beasiswa Lazismu kepada 8 mahasiswa UM Purworejo. Penyerahan Beasiswa Lazismu dilakukan secara simbolis di Ruang Rapat Rektorat Kampus Timur UM Purworejo pada Selasa (15/11/2022) oleh Wakil Rektor 4, Tri Ermayani, M.Ag. dan Kepala Kantor Layanan Lazismu UM Purworejo, H. Nasrudin, M.S.I.

Kepala KL Lazismu UM Purworejo, H. Nasrudin, M.S.I. mengatakan bahwa beasiswa Lazismu bersumber dari dana yang diterima dari para muzaki dan munfiq.  

“Beasiswa Lazismu diberikan kepada 8 mahasiswa dengan kategori penerima adalah mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan berprestasi. Total beasiswa sejumlah Rp 44.000.000,-,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Tri Ermayani, M.Ag.  selaku pimpinan berpesan kepada para mahasiswa penerima beasiswa, agar tidak mudah menyerah dan menyombongkan diri.

“Tanpa adanya Lazismu ini mungkin kita tidak ada penyemangat. Dalam artian anda kan nanti juga menularkan kebaikan-kebaikan itu untuk adik-adik anda. Jadi tidak hanya berhenti di anda kebaikan itu, tapi sebarluaskanlah kebaikan-kebaikan itu untuk adik kelas, keluarga, dan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga berharap agar para mahasiswa penerima beasiswa turut serta menjadi bagian dari kaderisasi diantaranya dengan mengikuti tafsir atau pengajian di lingkungan PCM. Menurutnya, hal ini penting mengingat pembinaan terhadap remaja putra-putri di lingkungan masyarakat semakin berkurang terlebih di era digital saat ini.

“Saat ini kita yang di era digital justru malah semakin dijauhkan dari kedekatan emosional masing-masing daripada komunitas remaja putra-putri yang khususnya membangun ranah keislaman. Harapan besar ini ada di tangan kalian dan kedepan kalian harus bisa mewarnai apa yang kalian miliki, kebaikan-kebaikan itu hendaklah mewarnai lingkunganmu. Jangan sampai anda justru diwarnai. Anda menghadirkan konsep-konsep kebaikan yang ditunjukkan di masyarakat,” pungkasnya.