• Berita

Ikuti Konsorsium di UMKT, Rektor UM Purworejo Sharing Pengalaman Program MBKM

  • Berita

Ikuti Konsorsium di UMKT, Rektor UM Purworejo Sharing Pengalaman Program MBKM

blog-thumb

Ikuti Konsorsium di UMKT, Rektor UM Purworejo Sharing Pengalaman Program MBKM

  • Humas
  • 10 Februari 2022
  • Dibaca 515 Kali

Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag. melakukan kunjungan kerja ke Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Ahad (6/2/2022). Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka turut berkontribusi dalam kegiatan Konsorsium Inovasi untuk Negeri yang merupakan kolaborasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) bekerja sama dengan Diktilitbang PP Muhammadiyah dan para Rektor PTMA dan Aisyiyah seluruh Indonesia.

Pertemuan rektor perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang digelar di E Kampus UMKT, Jalan Juanda tersebut membahas inovasi berbasis teknologi informasi yang dipelopori dan lahir dari kampus dengan tema “Inovasi untuk Negeri” dan dengan sub tema kolaborasi dan konsolidasi PTMA dalam implementasi MBKM.  

Dalam sambutannya sekaligus sebagai tuan rumah kegiatan ini, Rektor UMKT, Profesor Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa, kampus-kampus seluruh PTMA harus memiliki amal usaha yang berbasis teknologi informasi sebagai wadah untuk menggerakan ekonomi kampus. “Sebetulnya kami buat acara konsorsium ini sebagai wadah untuk generasi muda terutama bagi mahasiswa di kampus PTMA untuk berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Bambang.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Suyatman mengapresiasi kegiatan konsorsium yang dilakukan UMKT dan UMP dengan menghadirkan seluruh PTMA se-Indonesia. Menurutnya, di era milenial sangat diperlukan terobosan dalam bidang ekonomi berbasis teknologi.

“Memang Muhammadiyah hadir untuk bermanfaat bagi negara dan bangsa, dengan kegiatan ini dapat menghasilkan karya besar,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Diktilitbang PP Muhammadiyah, Profesor Chairil Anwar. Dalam sambutannya, dirinya mendorong seluruh kampus PTMA untuk terus melakukan inovasi.

“Apalagi kampus UMKT harus lebih maju, karena IKN sudah berpindah ke Kaltim, maka peluang dalam bidang ekonomi berbasis teknologi terbuka lebar,” ungkap Anwar.

Pasca ditetapkannya Kaltim sebagai IKN yang disebut Nusantara ini, kata Chairil Anwar, salah satu PTM UMKT akan berusaha melahirkan sumber daya yang unggul di berbagai bidang untuk menyambut IKN ini.

Sementara itu, Gubernur Kaltim yang diwakili oleh Kepala Bappeda, Profesor M. Aswin mengapresiasi kegiatan konsorsium tersebut.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dihadiri seluruh rektor PTMA se-Indonesia ini,” ucapnya.

Beberapa pimpinan PTMA menjadi narasumber pada acara tersebut, diantaranya rektor UMY, UMKT, UMP, dan UM Purworejo. Rektor UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag. mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman terkait langkah-langkah yang telah dilakukan UM Purworejo dalam mengimplementasikan MBKM sehingga mendapat penghargaan anugerah MBKM dari Dirjen Dikti, Kemendikbud ristek.

“Kami telah melakukan berbagai upaya kaitannya dengan implementasi MBKM, antara lain melakukan optimalisasi kerja sama dengan sekolah untuk Program Kampus Mengajar, penelitian, dan program pengalaman lapangan, optimalisasi kerja sama Luar Negeri dimanfaatkan untuk kegiatan transfer kredit dan Kolaborasi penelitian antar institusi serta optimalisasi kerja sama dengan dunia Industri dimanfaatkan untuk Program Magang dan dosen tamu/Praktisi,” jelasnya.