• Berita

Wisuda 548 Lulusan, Rektor UMPWR Tekankan Pentingnya Tumbuh, Tangguh, dan Berdampak

  • Berita

Wisuda 548 Lulusan, Rektor UMPWR Tekankan Pentingnya Tumbuh, Tangguh, dan Berdampak

blog-thumb

Wisuda 548 Lulusan, Rektor UMPWR Tekankan Pentingnya Tumbuh, Tangguh, dan Berdampak

  • Medkom UMPWR
  • 23 Oktober 2026
  • Dibaca 45 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) mewisuda 548 lulusan program Sarjana dan Magister dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Wisuda dilaksanakan selama dua hari, Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR.

Sebanyak 219 wisudawan mengikuti prosesi pada Jumat (23/10/2026), yang berasal dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Psikologi, Hukum, dan Ilmu Sosial, serta Fakultas Teknik. Sementara itu, 329 wisudawan lainnya mengikuti prosesi pada Sabtu (24/10/2026), meliputi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Pertanian.

Sidang Terbuka Senat ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus awal bagi mereka untuk mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purworejo, rekanan perbankan, Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah), pimpinan perguruan tinggi swasta di Purworejo, serta keluarga wisudawan.

394 Wisudawan Raih Predikat Cumlaude

Dari total 548 lulusan, sebanyak 394 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Capaian ini menjadi salah satu catatan penting dalam Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, sekaligus menunjukkan kesungguhan mahasiswa dalam menempuh pendidikan hingga menyelesaikan studinya.

Dalam sambutannya, Rektor UMPWR, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan, terutama mereka yang berhasil meraih predikat cumlaude, menjadi lulusan terbaik program studi, maupun menyelesaikan studi pada usia termuda.

Rektor juga menyampaikan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak lepas dari dukungan banyak pihak, mulai dari keluarga, dosen, hingga tenaga kependidikan yang mendampingi perjalanan mahasiswa selama kuliah.

143 Wisudawan Lulus Tanpa Skripsi atau Ujian Skripsi

Selain capaian akademik, wisuda kali ini juga mencatat 143 lulusan yang menyelesaikan studi melalui jalur tanpa skripsi atau tanpa ujian skripsi. Jumlah tersebut berasal dari sejumlah program studi, dengan kontribusi terbesar dari Program Studi Manajemen sebanyak 64 wisudawan dan Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 45 wisudawan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari beragam jalur penyelesaian studi yang ditempuh mahasiswa sesuai ketentuan akademik yang berlaku. Setiap lulusan tetap diharapkan membawa bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman selama kuliah untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

UMPWR Tegaskan Komitmen sebagai Kampus Inklusif

Pada wisuda kali ini, UMPWR juga meluluskan enam wisudawan penyandang disabilitas. Kehadiran para lulusan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMPWR dalam menyediakan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkembang serta menyelesaikan pendidikan.

Bagi UMPWR, keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari capaian akademik, tetapi juga dari terbukanya kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Rektor: Gelar Akademik adalah Amanah untuk Memberi Manfaat

Dalam sambutannya, Dr. Teguh Wibowo mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar. Setelah menyandang gelar akademik, para lulusan justru memasuki tahap baru yang menuntut kemampuan beradaptasi, kemauan untuk terus belajar, serta keberanian menghadapi perubahan.

“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Gelar akademik yang Saudara sandang bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Rektor.

Ia menyoroti perkembangan teknologi yang semakin cepat, termasuk kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) yang turut mengubah cara orang bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga menjalankan usaha. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi para lulusan untuk terus mengembangkan kemampuan.

Rektor berpesan agar mahasiswa tidak berhenti belajar setelah memperoleh ijazah. Para lulusan juga didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi berupaya menciptakan sesuatu yang bermanfaat melalui pemanfaatan teknologi.

Tumbuh, Tangguh, dan Berpengaruh dalam Kehidupan Masyarakat

Mengacu pada tema Milad ke-62 UMPWR, “Tumbuh, Tangguh, Berpengaruh”, Rektor mengajak para wisudawan menerapkan tiga nilai tersebut dalam perjalanan setelah lulus.

Pertama, terus tumbuh dengan membuka diri terhadap pengetahuan baru, mengikuti perkembangan teknologi, dan mengembangkan kemampuan. Kedua, menjadi pribadi yang tangguh ketika menghadapi persaingan, ketidakpastian, maupun kegagalan. Ketiga, menghadirkan dampak melalui ilmu, keterampilan, dan profesi yang dijalani.

“Setelah lulus nanti, jangan hanya bertanya, ‘Saya akan bekerja di mana?’ Tetapi tanyakan juga, ‘Saya bisa memberikan manfaat apa?’” pesan Rektor kepada para wisudawan.

Ia menegaskan bahwa setiap profesi memiliki ruang untuk memberikan manfaat. Guru dapat menginspirasi murid, pengusaha dapat membuka lapangan kerja, profesional dapat menghadirkan solusi melalui keahliannya, dan peneliti dapat membantu menjawab persoalan di tengah masyarakat.

“Jangan menunggu menjadi orang besar untuk mulai memberikan dampak. Mulailah dari apa yang bisa Saudara lakukan hari ini,” lanjutnya.

Rektor berharap para lulusan UMPWR tidak hanya dikenal karena gelar akademik yang dimiliki, tetapi juga karena integritas, kerja keras, kemampuan bekerja sama, dan kemauan untuk terus belajar. Dengan bekal tersebut, para alumni diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama kuliah ke lingkungan kerja dan masyarakat.

Apresiasi untuk Keluarga, Dosen, dan Tenaga Kependidikan

Dalam kesempatan yang sama, Rektor menyampaikan penghargaan kepada orang tua dan keluarga wisudawan yang telah memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan selama mahasiswa menempuh pendidikan. Apresiasi juga diberikan kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah membimbing mahasiswa hingga menyelesaikan studinya.

Ia mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan orang-orang yang turut mengantarkan mereka sampai pada tahap ini serta tetap menjaga nama baik almamater.

“Gunakan ilmu dengan baik. Gunakan teknologi dengan bijak. Jaga nama baik almamater. Dan jangan pernah berhenti belajar,” pesannya.

Melalui Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 ini, UMPWR berharap para lulusan dapat melanjutkan perjalanan dengan semangat untuk terus berkembang, tangguh menghadapi perubahan, serta menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan masyarakat. Wisuda menjadi awal pengabdian baru bagi 548 lulusan untuk membawa ilmu dan nilai-nilai Islam ke berbagai bidang kehidupan. (akb/KP).