• Berita

Mahasiswa UMPWR Raih Juara 2 Nasional Kampanye Sosial Media PTMA 2026

  • Berita

Mahasiswa UMPWR Raih Juara 2 Nasional Kampanye Sosial Media PTMA 2026

blog-thumb

Mahasiswa UMPWR Raih Juara 2 Nasional Kampanye Sosial Media PTMA 2026

  • Medkom UMPWR
  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 67 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Kreativitas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa UMPWR berhasil meraih Juara 2 Kategori Film Indie Kampus dalam Lomba Kampanye Sosial Media PTMA Tingkat Nasional Tahun 2026 melalui film pendek berjudul “ARE U OKAY?”.

Prestasi tersebut diraih setelah bersaing dengan 329 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menuangkan kreativitas melalui karya digital yang edukatif, inspiratif, sekaligus memiliki pesan sosial bagi masyarakat.

Lomba Kampanye Sosial Media PTMA Tahun 2026 mengangkat tema “Mengisi Kemerdekaan dengan Karya, Muhammadiyah Berkemajuan untuk Indonesia”. Salah satu subtema yang diangkat adalah kesehatan mental dan kepedulian sosial, yang kemudian menjadi fokus tim UMPWR dalam menggarap film “ARE U OKAY?”.

Tim UMPWR terdiri atas Annie Nurfaticha dan Wahyu Handika dari Program Studi Manajemen, Naufal Hanif dari Program Studi Manajemen, Ahmad Haris Nurudin dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Khusnul Khotimah dari Program Studi Manajemen.

Film “ARE U OKAY?” bercerita tentang Annie, seorang mahasiswa yang dikenal berprestasi, kuat, dan selalu terlihat baik-baik saja di mata orang lain. Namun, di balik berbagai pencapaiannya, ia menyimpan tekanan, kelelahan, dan beban emosional yang tidak mudah dibagikan kepada orang lain.


Cerita tersebut kemudian membawa penonton melihat sisi lain dari kehidupan Annie. Tekanan akademik, perubahan hubungan sosial, hingga prasangka dari lingkungan sekitar menjadi bagian dari konflik yang dihadapi. Film ini ingin menunjukkan bahwa seseorang yang terlihat baik-baik saja belum tentu benar-benar sedang baik-baik saja.

Perlahan, dukungan dari sahabat membuat Annie berani membuka diri dan menyadari bahwa meminta bantuan bukanlah sebuah kelemahan. Dari cerita tersebut, tim ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental, membangun empati, dan menciptakan lingkungan yang membuat seseorang merasa aman untuk bercerita dan mendapatkan dukungan.

“Prestasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Melalui film ARE U OKAY?, kami ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki perjuangan yang mungkin tidak terlihat oleh orang lain. Kami berharap karya ini dapat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental dan mengajak masyarakat untuk lebih peka dalam memberikan dukungan kepada orang-orang di sekitar kita,” ujar Annie Nurfaticha, Ketua Tim.

Menurut Annie, proses mengikuti kompetisi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi tim. Perjalanan dimulai dari pemilihan anggota tim, pencarian dan pengembangan ide, penyusunan konsep kampanye, produksi film, hingga pengunggahan karya dan proses penilaian.

Seluruh rangkaian lomba dilaksanakan secara daring. Pendaftaran dan pengunggahan karya berlangsung pada 27 Juli–20 September 2026, dilanjutkan dengan proses penilaian pada 21–25 September 2026, dan pengumuman pemenang pada 30 September 2026.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa dapat memberikan dampak positif melalui pemanfaatan media digital. Saya bersyukur dapat membawa nama baik universitas dalam ajang nasional ini. Semoga karya yang dihasilkan tidak hanya menjadi sebuah capaian, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya dan menghadirkan perubahan positif,” tambah Annie.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa karya mahasiswa tidak berhenti pada persoalan kompetisi. Melalui media digital, mahasiswa UMPWR juga dapat mengambil bagian dalam menyuarakan isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Film “ARE U OKAY?” menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas dapat dipadukan dengan kepedulian sosial dan menghasilkan pesan yang diharapkan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. (akb/KP).