• Berita

Rektor UMPWR Tinjau Dehiera di KMI Expo XVII, Dorong Wirausaha Mahasiswa Naik Kelas

  • Berita

Rektor UMPWR Tinjau Dehiera di KMI Expo XVII, Dorong Wirausaha Mahasiswa Naik Kelas

blog-thumb

Rektor UMPWR Tinjau Dehiera di KMI Expo XVII, Dorong Wirausaha Mahasiswa Naik Kelas

  • Medkom UMPWR
  • 30 September 2026
  • Dibaca 37 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Dukungan Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) terhadap pengembangan kewirausahaan mahasiswa terus diberikan, termasuk ketika mahasiswa membawa karya dan usahanya ke ajang nasional. Hal itu terlihat saat Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., meninjau langsung stan Dehiera pada KMI Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Rabu (30/9/2026).

Dehiera merupakan tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UMPWR yang berhasil lolos ke KMI Expo XVII 2026. Dalam ajang tersebut, Dehiera membawa produk bertajuk “Threads of Batik and Whispers of Embroidery”, sebuah usaha di bidang fashion yang memadukan unsur batik dengan embroidery.

Produk tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk fashion berbasis budaya. Tidak hanya menghadirkan produk, Dehiera juga mencoba memberikan nilai tambah melalui perpaduan batik dan embroidery dalam desain fashion yang mereka kembangkan.

Kunjungan Rektor UMPWR menjadi bagian dari dukungan kampus kepada mahasiswa yang tengah berproses dan berkompetisi di tingkat nasional. Kehadiran pimpinan universitas juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan usaha mahasiswa serta mendengar pengalaman mereka selama mengikuti KMI Expo.

“Kami tentu bangga dan memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang sudah berani membawa karya dan usahanya ke tingkat nasional. Ini bukan hanya soal mengikuti pameran atau kompetisi, tetapi bagaimana mahasiswa belajar membangun usaha, membaca peluang, dan mengembangkan produk agar memiliki nilai tambah,” ujar Rektor UMPWR.

Menurutnya, pengalaman mengikuti ajang seperti KMI Expo penting bagi mahasiswa karena memberikan ruang untuk belajar secara langsung di luar lingkungan perkuliahan.

“Kami berharap pengalaman ini tidak berhenti setelah KMI Expo selesai. Apa yang sudah dibangun Dehiera dapat terus dikembangkan, sehingga menjadi usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat,” tambahnya.


Rektor UMPWR Ikuti Sarasehan Pimpinan Perguruan Tinggi

Selain meninjau Dehiera, Rektor UMPWR juga mengikuti Sarasehan Pimpinan Perguruan Tinggi Peserta KMI Expo XVII 2026 yang berlangsung di Graha Widyatama Unsoed.

Sarasehan tersebut menjadi ruang berbagi antara perguruan tinggi peserta KMI Expo dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) mengenai pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Forum ini membahas bagaimana program kewirausahaan mahasiswa tidak hanya menghasilkan produk atau usaha selama program berlangsung, tetapi juga dapat terus berkembang setelahnya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph., menyampaikan bahwa KMI Expo XVII 2026 diikuti oleh 395 kelompok usaha dari 219 perguruan tinggi.

Ia juga menyampaikan empat hal yang menjadi pesan Plt. Rektor Unsoed kepada Belmawa terkait pengembangan program kewirausahaan mahasiswa.

Pertama, mengenai keberlanjutan usaha. Perguruan tinggi tidak hanya perlu mendorong mahasiswa menghasilkan usaha dan karya, tetapi juga memikirkan bagaimana usaha tersebut dapat terus berjalan dan berkembang.

Kedua, rekognisi akademik, sehingga aktivitas kewirausahaan mahasiswa juga dapat memperoleh pengakuan dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.

Ketiga, kolaborasi, baik dengan dunia industri, BUMN, pemerintah daerah, investor, maupun berbagai pihak lain yang dapat mendukung pengembangan usaha mahasiswa.

Keempat, tata kelola program, agar pelaksanaan program kewirausahaan mahasiswa dapat berjalan semakin baik dan memberikan dampak yang lebih luas.

Bagi UMPWR, pembahasan tersebut sejalan dengan upaya universitas dalam mendorong mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keberanian untuk menciptakan peluang dan mengembangkan usaha.

Rektor UMPWR menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa dalam KMI Expo merupakan bagian dari proses pembelajaran yang penting.

“Kewirausahaan mahasiswa harus kita lihat sebagai sebuah proses. Mahasiswa belajar dari bagaimana menemukan ide, membuat produk, memasarkannya, menerima masukan, sampai memikirkan keberlanjutan usahanya. Kampus memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang dan dukungan agar proses itu terus berkembang,” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam KMI Expo XVII 2026, UMPWR berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengembangkan gagasan menjadi karya dan usaha yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membawa identitas dan potensi budaya lokal. (akb/KP).