• Berita

Yudisium Fakultas Pertanian UMPWR, Lulusan Didorong Berani Berkarya dan Berkontribusi

  • Berita

Yudisium Fakultas Pertanian UMPWR, Lulusan Didorong Berani Berkarya dan Berkontribusi

blog-thumb

Yudisium Fakultas Pertanian UMPWR, Lulusan Didorong Berani Berkarya dan Berkontribusi

  • Medkom UMPWR
  • 30 September 2026
  • Dibaca 49 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Sebanyak 40 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) mengikuti Yudisium Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Peserta yudisium berasal dari Program Studi Peternakan dan Program Studi Agribisnis. Kegiatan berlangsung di Hotel Morazen, Yogyakarta, Rabu (30/09/2026).

Yudisium menjadi salah satu tahapan penting setelah mahasiswa menyelesaikan seluruh proses akademiknya. Lebih dari sekadar penetapan kelulusan, momentum ini menjadi penanda dimulainya perjalanan baru bagi para lulusan, baik untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, mengembangkan usaha, maupun mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UMPWR, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lapangan. Mereka juga didorong untuk mampu beradaptasi dengan perubahan, berani berinovasi, serta memiliki kepekaan dalam melihat berbagai persoalan di bidang pertanian dan peternakan.

Dekan Fakultas Pertanian UMPWR, Dr. Roisu Eny Mudawaroch, S.Pt., M.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.

“Yudisium merupakan awal dari perjalanan baru bagi para lulusan. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian UMPWR tidak hanya menjadi bekal untuk membangun karier, tetapi juga menjadi kekuatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Jadilah lulusan yang adaptif, inovatif, berintegritas, serta mampu menghadirkan solusi bagi perkembangan sektor pertanian dan peternakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tantangan di sektor pertanian dan peternakan terus berkembang. Perkembangan teknologi dan transformasi digital, perubahan iklim, ketahanan dan keamanan pangan, hingga kebutuhan terhadap sistem pertanian dan peternakan yang berkelanjutan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga kreatif dan berani mencari terobosan.

Karena itu, Fakultas Pertanian UMPWR terus berupaya menyiapkan lulusan yang mampu membaca perubahan sekaligus mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi karya dan solusi yang nyata.

Sementara itu, Ketua Panitia Yudisium, Rinawidiastuti, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan yudisium tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Ia berharap momentum tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi para lulusan sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan diri setelah menyelesaikan perkuliahan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Yudisium Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Perjalanan sampai pada tahap ini tentu membutuhkan kerja keras, ketekunan, dan dukungan banyak pihak sebagai gerbang ke dunia nyata. Kami berharap para lulusan tetap menjaga semangat belajar, membawa nama baik almamater, serta berani mengambil peluang untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata di mana pun berada,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fakultas Pertanian UMPWR juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa dengan capaian akademik terbaik dari kedua program studi. Dina Afiana, S.P. dari Program Studi Agribisnis menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,87.

Dina mengatakan, kelulusan bukan berarti proses belajar telah selesai. Justru setelah menyelesaikan pendidikan, tantangan yang dihadapi akan semakin nyata.

“Bagi saya, kelulusan bukan akhir dari proses belajar. Justru setelah ini kami akan menghadapi tantangan yang lebih nyata. Saya berharap dapat terus mengembangkan diri, memanfaatkan peluang yang ada, dan menerapkan ilmu agribisnis untuk menciptakan usaha maupun kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, predikat mahasiswa terbaik dari Program Studi Peternakan diraih Wahyu Dwi Yunanto, S.Pt. dengan IPK 3,79. Bagi Wahyu, pengalaman selama menempuh pendidikan di UMPWR memberikan lebih dari sekadar bekal teori sesuai bidang keilmuan.

“Hari ini, kita bukan hanya mendapatkan pengakuan bahwa kita telah menyelesaikan pendidikan. Kita juga telah mendapatkan banyak ilmu, pembelajaran, dan pengalaman terkait dengan dunia peternakan di Peternakan UMPWR. Bukan hanya tentang teori dan ilmu sesuai bidang kita, tetapi juga tentang bagaimana bekerja sama, menghargai orang lain, bertanggung jawab, menghadapi masalah, menerima kegagalan, dan yang paling penting, belajar untuk tidak mudah menyerah,” tuturnya.

Dengan bertambahnya 40 lulusan pada periode ini, Fakultas Pertanian UMPWR kembali menegaskan komitmennya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di bidang agribisnis dan peternakan.

Para lulusan diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu membuka peluang sebagai entrepreneur, peternak, inovator, maupun agen perubahan di tengah masyarakat.

Potensi sumber daya lokal yang besar membutuhkan generasi muda yang mampu menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, kewirausahaan, dan kebutuhan masyarakat. Dari sinilah lulusan Fakultas Pertanian UMPWR diharapkan dapat mengambil peran, membawa ilmu yang telah diperoleh menjadi karya, serta memberi manfaat di mana pun mereka melangkah.


Kontributor: Faperta UMPWR
Editor: Medkom UMPWR (AKb/KP).