• Berita

SUBADRANA UMPWR Perkuat Sinergi Riset dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Pembangunan Purworejo

  • Berita

SUBADRANA UMPWR Perkuat Sinergi Riset dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Pembangunan Purworejo

blog-thumb

SUBADRANA UMPWR Perkuat Sinergi Riset dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Pembangunan Purworejo

  • LPPM dan Medkom UMPWR
  • 17 September 2026
  • Dibaca 108 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) Tahun 2026 tidak berhenti pada kegiatan mahasiswa di tengah masyarakat. Hasil dan pengalaman selama pelaksanaan KKN kemudian dibawa ke ruang akademik melalui SUBADRANA (Simposium Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas) yang diselenggarakan UMPWR melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Kampus Timur Gedung Rektorat UMPWR ini menjadi tindak lanjut sekaligus ruang refleksi atas pelaksanaan KKN Tematik yang telah dilakukan. Selain membahas pengalaman pemberdayaan masyarakat, SUBADRANA juga menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan akademisi dengan kebutuhan pembangunan daerah.

KKN Tematik UMPWR 2026 sendiri diikuti oleh 327 mahasiswa dengan fokus pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengenali persoalan yang ada di masyarakat, tetapi juga terlibat dalam proses pengumpulan data dan pemetaan kondisi masyarakat di wilayah sasaran.

Lebih jauh, SUBADRANA diarahkan untuk mempererat hubungan kerja sama antara perguruan tinggi dan Pemerintah Daerah Purworejo, terutama dalam menyelaraskan agenda penelitian kampus dengan kebutuhan pembangunan daerah. Forum ini juga menyediakan ruang dialog bagi peneliti, akademisi, dan pemangku kepentingan daerah untuk menggali potensi riset terapan yang dapat dikembangkan sesuai persoalan dan potensi wilayah Purworejo.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Purworejo, Sri Palupi, S.E., M.Si., hadir sebagai salah satu narasumber dengan materi “Penguatan Sinergi Riset, Inovasi, dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan”.

Dalam pemaparannya, Sri Palupi membahas kebijakan dan arah pengembangan riset serta inovasi di Kabupaten Purworejo. Ia juga menguraikan sejumlah isu strategis daerah yang membutuhkan dukungan riset dan inovasi, termasuk berbagai permasalahan prioritas yang membutuhkan kontribusi perguruan tinggi, peneliti, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat benar-benar menjawab kebutuhan daerah. Karena itu, model kolaborasi multipihak perlu dibangun mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pengembangan program.

Narasumber berikutnya, Dr. Arif Susanto, M.Pd., dosen UMPWR sekaligus penerima hibah DPPM selama dua kali berturut-turut, membawakan materi “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas”.

Dr. Arif mengajak peserta melihat pemberdayaan masyarakat tidak sebatas menjalankan sebuah program, tetapi dimulai dari kemampuan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat. Materinya mencakup hakikat pemberdayaan masyarakat, cara membaca persoalan masyarakat Purworejo, identifikasi akar masalah dan kebutuhan, hingga menggali potensi serta aset lokal yang dapat dikembangkan.

Selain itu, ia membahas peran akademisi di Purworejo, perancangan program pemberdayaan, pengukuran dampak dan keberlanjutan program, serta refleksi dan praktik baik yang dapat menjadi pembelajaran untuk kegiatan berikutnya.

Kegiatan SUBADRANA dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan secara luring di Ruang Seminar Kampus Timur Gedung Rektorat UMPWR dengan agenda simposium dan pemaparan materi dari para narasumber. Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, dengan agenda pemaparan artikel yang merupakan laporan mahasiswa selama mengikuti KKN Tematik.

Dalam sambutannya, Kepala LPPM UMPWR Dr. Heru Kurniawan, M.Pd., menyampaikan rasa syukur karena SUBADRANA dapat menjadi penutup rangkaian KKN Tematik tahun ini.

Alhamdulillah kita bisa melaksanakan kegiatan simposium pemberdayaan masyarakat dan komunitas sebagai penutup rangkaian KKN. Pelaksanaan KKN Tematik di tahun ini diikuti seluruh mahasiswa KIP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama KKN Tematik tahun ini adalah pelaksanaan survei Rumah Tidak Layak Huni. Dari target sekitar 4.500 rumah, mahasiswa UMPWR berhasil melakukan survei terhadap sekitar 4.300 rumah.

Kurang lebih 85 persen mahasiswa UMPWR mampu melaksanakan kegiatan ini dengan baik. UMPWR menjadi yang terbanyak dalam pelaksanaan survei. Alhamdulillah, survei pada tahun ini bisa tercapai sesuai target,” lanjutnya.

Dr. Heru juga menyampaikan bahwa setiap kelompok mahasiswa diwajibkan menyiapkan dua artikel sebagai bagian dari luaran kegiatan KKN Tematik. Artikel tersebut kemudian dipresentasikan dan menjadi bagian dari agenda SUBADRANA.

Sementara itu, Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., memberikan apresiasi kepada LPPM yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap mahasiswa KIP dapat mengikuti dan melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan sungguh-sungguh sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Dalam kegiatan ini kami harap mahasiswa KIP bisa sungguh-sungguh dalam melaksanakan kegiatan ini. Kami juga mengapresiasi LPPM yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik. Kami harap kegiatan ini bisa bermanfaat dan berdaya bagi masyarakat,” ungkapnya.

SUBADRANA menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman mahasiswa di lapangan dengan perspektif akademik dan kebutuhan pembangunan daerah. Dari forum ini, hasil KKN Tematik tidak hanya berhenti sebagai kegiatan lapangan, tetapi diharapkan dapat berkembang menjadi pengetahuan, gagasan, dan potensi riset yang terus memberi manfaat bagi masyarakat Purworejo.


Kontributor: LPPM UMPWR
Editor: Medkom UMPWR (Akb/KP).