Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Kiprah dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) di forum akademik internasional kembali terlihat. Dosen Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UMPWR, Dr. Yuli Widiyono, M.Pd., dipercaya menjadi Featured Speaker dalam International Conference on Research in Education and Teaching (iCREATE) 2026 yang berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Universitas Muhammadiyah Cirebon, Jawa Barat.
Konferensi yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) tersebut mengusung tema “Transforming Teacher Education through Technology, and Sustainable Innovation”. iCREATE 2026 menjadi ruang bertemunya pendidik, peneliti, mahasiswa, dan praktisi pendidikan untuk bertukar gagasan mengenai perkembangan teknologi, inovasi pembelajaran, serta penguatan pendidikan guru yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Yuli Widiyono mengangkat topik “Interactive Script Learning Media Innovation to Enhance Accessibility and Competence of Students with Disabilities”. Riset tersebut berfokus pada pengembangan Smart Braille, media pembelajaran interaktif yang dirancang untuk membantu mahasiswa atau peserta didik tunanetra dalam mempelajari aksara Jawa.
Melalui pendekatan Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model ADDIE, Smart Braille dikembangkan agar mampu mengenali, menerjemahkan, dan melafalkan teks aksara Jawa secara otomatis dan interaktif. Inovasi ini diharapkan tidak hanya membantu akses belajar bagi peserta didik dengan hambatan penglihatan, tetapi juga membuat pembelajaran aksara Jawa menjadi lebih adaptif dan menarik.
Topik tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana teknologi dapat ditempatkan sebagai jembatan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif. Di sisi lain, pengembangan Smart Braille juga memiliki kaitan dengan upaya menjaga aksara Jawa sebagai bagian dari warisan budaya agar tetap dapat dipelajari oleh generasi yang memiliki kebutuhan belajar yang beragam.
Dalam program book iCREATE 2026, Yuli Widiyono disebut sebagai akademisi UMPWR yang memiliki perhatian pada pendidikan inklusif dan pengembangan media pembelajaran inovatif bagi peserta didik penyandang disabilitas. Penelitiannya menekankan pemanfaatan teknologi adaptif untuk meningkatkan aksesibilitas dan kompetensi belajar, khususnya melalui pengembangan media interaktif Smart Braille untuk pembelajaran aksara Jawa.
Keikutsertaan UMPWR dalam iCREATE 2026 juga tidak hanya melalui kehadiran Dr. Yuli Widiyono sebagai Featured Speaker. UMPWR turut menjadi co-host bersama Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Universitas Wiralodra Indramayu, Universitas Kuningan, Universitas Nurul Huda, dan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.
Konferensi ini menghadirkan pembicara dari dalam maupun luar negeri. Pada sesi keynote speakers tampil Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., Deputy Minister for Primary and Secondary Education of the Republic of Indonesia; Arif Nurudin, M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon; serta Dr. Hj. Fikriyah, M.A., Dekan FKIP UMC.
Sementara itu, sesi plenary speakers menghadirkan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia maupun mancanegara. Di antaranya Prof. Dr. Arumugam Raman dari Universiti Utara Malaysia, Maria Meredith, Ph.D. dari University of Gloucestershire, Inggris, Mohammad Hallak, Ph.D. dari Al Taqwa College, Melbourne–Victoria, Dr. Dewi Nurdiya nti, SST., M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Cirebon, serta Dr. Suharno, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Beragam isu pendidikan dibahas dalam iCREATE 2026. Mulai dari integrasi teknologi dalam pendidikan dasar dan anak usia dini, pedagogi dalam pendidikan bahasa dan pengembangan literasi, pembelajaran matematika berbasis teknologi, hingga inovasi pembelajaran sains dan kimia melalui pemanfaatan teknologi.
Pembahasan juga mencakup kecerdasan buatan dan teknologi baru dalam pendidikan guru, pengembangan profesional untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, desain kurikulum dan asesmen berbasis teknologi, serta penguatan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkualitas.
Selain itu, konferensi turut mengangkat isu pendidikan untuk keberlanjutan, kewargaan global, keterampilan abad ke-21, serta metodologi penelitian dan praktik terbaik dalam pendidikan yang berorientasi pada teknologi dan keberlanjutan.
Bagi UMPWR, keterlibatan dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus memperkenalkan hasil riset dosen kepada komunitas pendidikan yang lebih luas. Kehadiran Dr. Yuli Widiyono sebagai Featured Speaker juga menunjukkan bahwa riset dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan UMPWR memiliki ruang untuk berkontribusi dalam diskusi pendidikan di tingkat internasional. (akb/KP).
14 Januari 2020
13 Januari 2021
25 Februari 2021
27 September 2021