• Berita

Webometrics Juli 2026: UMPWR Masuk 4 Besar PTMA Terbaik Jawa Tengah, Kokoh sebagai PTS Terbaik di Wilayah Kedu

  • Berita

Webometrics Juli 2026: UMPWR Masuk 4 Besar PTMA Terbaik Jawa Tengah, Kokoh sebagai PTS Terbaik di Wilayah Kedu

blog-thumb

Webometrics Juli 2026: UMPWR Masuk 4 Besar PTMA Terbaik Jawa Tengah, Kokoh sebagai PTS Terbaik di Wilayah Kedu

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 245 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - pada pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities edisi Juli 2026, menempati peringkat ke-4 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) terbaik di Jawa Tengah, sekaligus berada di peringkat ke-10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jawa Tengah. Di kawasan eks Karesidenan Kedu (Purworejo, Magelang, Wonosobo, Kebumen, Temanggung) UMPWR juga tetap mempertahankan posisinya sebagai PTS terbaik.

Capaian ini semakin menegaskan konsistensi UMPWR dalam memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, meningkatkan produktivitas riset, serta memperluas visibilitas akademik di tingkat nasional maupun internasional melalui berbagai platform digital.

Berdasarkan hasil pemeringkatan tersebut, lima besar PTMA terbaik di Jawa Tengah ditempati oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR), dan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma).

Sementara itu, pada kategori PTS se-Jawa Tengah, UMPWR berhasil masuk dalam jajaran 10 besar bersama Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas PGRI Semarang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Semarang (USM), Universitas Muria Kudus (UMK), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), dan Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR).

Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang unggul sekaligus memperkuat kehadiran UMPWR di ruang digital. Rektor menegaskan hasil ini menjadi motivasi UMPWR untuk terus meningkatkan kinerjanya agar bisa lebih baik lagi di edisi berikutnya.

Hasil pemeringkatan ini justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas di berbagai aspek, mulai dari publikasi ilmiah, sitasi, kolaborasi riset, penguatan tata kelola website institusi, hingga visibilitas karya-karya akademik UMPWR di tingkat global. Kami berharap melalui upaya yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, UMPWR dapat meraih peringkat yang lebih baik pada edisi Webometrics berikutnya serta semakin memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.", ujarnya.

Menurut Webometrics, pemeringkatan ini terus mengalami penyempurnaan metodologi secara berkala untuk meningkatkan akurasi dan integritas hasil pemeringkatan. Ranking yang dihasilkan pada dasarnya merefleksikan keluaran (output) institusi, sehingga dipengaruhi oleh ukuran perguruan tinggi. Selain itu, Webometrics tidak mengelompokkan perguruan tinggi berdasarkan jenis institusi, seperti perguruan tinggi riset maupun perguruan tinggi komunitas. 

Dalam pemeringkatan ini, aspek yang menjadi perhatian meliputi dampak penelitian dan keilmuan, keterbukaan serta visibilitas akademik, keterlibatan digital dan referensi dari pihak ketiga, serta kinerja perguruan tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, Webometrics tidak menilai desain website, pengalaman pengguna (user experience), jumlah pengunjung situs, maupun aktivitas pemasaran dan periklanan.

Pada edisi Juli 2026, Webometrics menggunakan tiga indikator utama dalam penilaiannya. Indikator Visibility memiliki bobot terbesar, yaitu 50 persen, yang mengukur dampak institusi berdasarkan jumlah domain eksternal yang memberikan rujukan (external referring domains) dengan data dari Ahrefs. Selanjutnya,  Keunggulan (40%) yaitu Jumlah makalah riset ilmiah berkualitas yang masuk dalam 10% teratas yang paling banyak dikutip, serta Transparansi/Keterbukaan (10%) yaitu Jumlah kutipan dari profil peneliti teratas di Google Scholar.

Hasil ini menjadi motivasi bagi UMPWR untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, memperkuat budaya riset, memperluas kolaborasi akademik, serta meningkatkan visibilitas karya ilmiah sivitas akademika. Dengan semangat unggul dan berkemajuan, UMPWR berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Sumber Pemeringkatan : https://www.webometrics.org/indonesia