Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - kembali menunjukkan kiprahnya dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Tengah 2026. Pada tangkai lomba monolog yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, 13–15 Juli 2026, kontingen UMPWR berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih medali perak.
PEKSIMIDA merupakan ajang pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang seni sekaligus seleksi berjenjang untuk menjaring perwakilan terbaik Jawa Tengah menuju PEKSIMINAS 2026. Tahun ini, tangkai lomba monolog diikuti oleh 34 peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Tengah yang menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung.
Kontingen UMPWR membawakan naskah "Balada Sumarah" karya Tentrem Lestari. Peran utama dimainkan oleh Intan Kasdiyani Safitri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi semester dua, yang berhasil menghidupkan setiap adegan melalui penghayatan karakter, ekspresi, dan penguasaan panggung yang kuat.
Penampilan tersebut merupakan hasil kerja sama tim yang solid. Intan didukung oleh Nur Baeti (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) sebagai crew aktor, Tegar Aldia Syah (PBSI) sebagai official sekaligus penata lighting, Solichin Cahyo Sujiwo (Program Studi Agribisnis) sebagai crew musik, Said Agil Al Munawar (Program Studi Manajemen) sebagai crew lighting, dengan Khoirul Anam sebagai sutradara.

Project Officer PEKSIMIDA Jawa Tengah 2026 tangkai monolog, Imam Fuzi, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan seni pertunjukan sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
"PEKSIMIDA ini menjadi arena pertarungan mahasiswa dalam bidang seni pertunjukan teater yang selalu ditunggu setiap waktunya. Semoga para kontingen dapat menyajikan pementasan yang terbaik dengan sportif dan menerima hasil dengan baik," ujarnya.
Bagi Intan, kesempatan tampil di PEKSIMIDA menjadi pengalaman yang jauh lebih berharga daripada sekadar hasil akhir. Meski belum berhasil melangkah ke PEKSIMINAS 2026, ia tetap bersyukur atas proses yang telah dilalui bersama tim.
"Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan mewakili UMPWR di PEKSIMIDA Jawa Tengah 2026. Walaupun belum berhasil lolos ke PEKSIMINAS, saya merasa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Bertemu dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, menjalani proses latihan yang panjang, hingga tampil di panggung kompetisi menjadi pelajaran yang tidak ternilai. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan yang lebih baik pada kesempatan berikutnya," ungkap Intan.
Keikutsertaan UMPWR dalam PEKSIMIDA Jawa Tengah 2026 menjadi wujud komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang seni dan budaya. Pengalaman berkompetisi di tingkat daerah diharapkan semakin memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik UMPWR di berbagai ajang. (akb/KP).
14 Januari 2020
13 Januari 2021
25 Februari 2021
27 September 2021