• Berita

Dosen Peternakan UMPWR Raih Paten Sederhana, Kembangkan Bakso Berbahan Tepung Mangrove Lindur

  • Berita

Dosen Peternakan UMPWR Raih Paten Sederhana, Kembangkan Bakso Berbahan Tepung Mangrove Lindur

blog-thumb

Dosen Peternakan UMPWR Raih Paten Sederhana, Kembangkan Bakso Berbahan Tepung Mangrove Lindur

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 07 Juli 2026
  • Dibaca 256 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - kembali menorehkan prestasi di bidang penelitian dan kekayaan intelektual. Dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian UMPWR, Dr. Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti, M.Eng., M.Si., berhasil memperoleh Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum Republik Indonesia atas hasil penelitiannya yang mengembangkan komposisi bakso dengan substitusi tepung mangrove lindur (Bruguiera gymnorrhiza).

Sertifikat tersebut tercatat dengan Nomor Paten IDS000013405 dan resmi diterbitkan pada 13 Mei 2026. Hak paten diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai pemegang paten dengan masa perlindungan selama sepuluh tahun sejak tanggal penerimaan.

Capaian ini menjadi bukti bahwa penelitian yang dilakukan dosen UMPWR tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga menghasilkan karya yang memiliki nilai kebaruan dan berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui penelitian tersebut, tepung mangrove lindur dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan bakso untuk meningkatkan kandungan serat pangan sekaligus memperkaya nilai gizi produk. Di sisi lain, penelitian ini juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan baku pangan yang lebih beragam dan bernilai tambah.

Dr. Jeki mengaku bersyukur atas terbitnya sertifikat paten sederhana tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari proses penelitian yang panjang, pengembangan yang berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Alhamdulillah, paten sederhana ini merupakan hasil dari proses penelitian, pengembangan, dan kolaborasi. Semoga inovasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung pengembangan pangan lokal Indonesia, serta menjadi salah satu kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak," ungkapnya.

Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen UMPWR dalam membangun ekosistem riset yang produktif dan berorientasi pada kemanfaatan.

"Capaian ini membuktikan bahwa dosen UMPWR mampu menghasilkan karya yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga prestasi ini dapat memotivasi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghasilkan penelitian yang berdampak," ujarnya.

Keberhasilan memperoleh paten sederhana ini sekaligus menambah deretan capaian UMPWR dalam bidang kekayaan intelektual. Universitas Muhammadiyah Purworejo terus mendorong dosen untuk menghasilkan riset yang tidak hanya berkualitas secara ilmiah, tetapi juga dapat dihilirisasi sehingga memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan ketahanan pangan, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (edt. Akb/KP).