• Berita

HIMA Teknik Sipil UMPWR Gelar Seminar Nasional K3, Bekali Calon Engineer dengan Budaya Keselamatan Kerja

  • Berita

HIMA Teknik Sipil UMPWR Gelar Seminar Nasional K3, Bekali Calon Engineer dengan Budaya Keselamatan Kerja

blog-thumb

HIMA Teknik Sipil UMPWR Gelar Seminar Nasional K3, Bekali Calon Engineer dengan Budaya Keselamatan Kerja

  • Sekretariat dan Protokoler UMPWR
  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 319 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Teknik Sipil menyelenggarakan Seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Rabu (10/6/2026) di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR. Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Sistem K3 Konstruksi guna Mendukung Terwujudnya Pembangunan yang Aman, Nyaman, dan Berkualitas” ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri atas mahasiswa, peserta umum, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Seminar menghadirkan narasumber nasional, Ir. Habibie Razak, M.M., IPU., FIEAust., ASEAN Eng., ACPE Eng., CPEng., EngExec., IntPE (Aus), seorang insinyur profesional yang saat ini menjabat sebagai Regional Director (Energy) di Surbana Jurong Group. Dengan pengalaman panjang di bidang rekayasa dan konstruksi, beliau memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya penerapan sistem K3 dalam setiap tahapan proyek pembangunan.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan wawasan calon engineer mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme di dunia teknik. Selain memahami aspek teknis pembangunan, seorang insinyur juga dituntut memiliki komitmen tinggi terhadap keselamatan pekerja, lingkungan kerja, dan kualitas hasil konstruksi.

Ketua Program Studi Teknik Sipil UMPWR, Agung Nusantoro, M.T., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, seminar nasional ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus memahami tantangan dunia kerja yang sesungguhnya.

Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya sebuah regulasi yang harus dipatuhi, tetapi merupakan budaya profesional yang wajib dimiliki setiap engineer. Melalui seminar ini, kami berharap mahasiswa Teknik Sipil UMPWR dapat memahami bahwa keberhasilan suatu proyek tidak hanya diukur dari selesai tepat waktu, tetapi juga dari sejauh mana aspek keselamatan dapat diterapkan dengan baik,” ujar Agung Nusantoro, M.T.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain memperoleh materi dari praktisi berpengalaman, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara langsung mengenai berbagai isu dan tantangan penerapan K3 di sektor konstruksi yang terus berkembang.

Divisi Humas HIMA Teknik Sipil UMPWR, Muhammad Fauzi Prianda Setiawan, menuturkan bahwa seminar ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa Teknik Sipil dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kesadaran keselamatan kerja di kalangan generasi muda.

Kami berharap seminar nasional ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang inspiratif sekaligus membuka perspektif baru bagi mahasiswa dan peserta umum mengenai pentingnya penerapan K3 dalam dunia konstruksi. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama yang tertanam sejak masa perkuliahan,” ungkap Fauzi.

Melalui penyelenggaraan Seminar Nasional K3 ini, HIMA Teknik Sipil UMPWR tidak hanya menghadirkan ruang berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga turut berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berbudaya keselamatan guna mendukung pembangunan Indonesia yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.

 

Kontributor : HIMA TS

Editor : Humas (Akb/KP).