Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) - terus memperkuat jejaring internasional melalui implementasi kerja sama strategis dengan Marikina Polytechnic College. Sebanyak enam dosen UMPWR mengikuti kegiatan International Mobility in the Sabbatical Leave Program yang berlangsung pada 18–23 Mei 2026 di Filipina melalui rangkaian kegiatan Research Collaboration, Guest Lecturer, dan Community Services.
Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang sebelumnya ditandatangani oleh Rektor UMPWR, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., bersama Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Dr. Tusino, M.Pd.B.I. Implementasi kerja sama kemudian dikoordinasikan oleh Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (KUI) UMPWR melalui berbagai aktivitas akademik dan pengabdian internasional.
Kepala KUI UMPWR sekaligus dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian, Dr. Jeki Wibawanti, saat di MPC Filipina menyampaikan guest lecture bertajuk “Innovations in Fermented Foods for the Foodservice Industry”. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya pangan fermentasi dalam mendukung inovasi pangan fungsional, keamanan pangan, serta pengembangan produk pangan berkelanjutan. Materi tersebut juga membahas berbagai produk hasil ternak berbasis fermentasi seperti kefir, yogurt, keju, hingga olahan daging dan telur fermentasi yang memiliki potensi besar sebagai pangan penunjang kesehatan dan sesuai dengan tren global healthy lifestyle, gut health, dan sustainable food.
Dekan Fakultas Ekonomi UMPWR, Dr. Intan Puspitasari, S.E., M.Sc., yang juga turut hadir di Filipina untuk memberikan guest lecture sekaligus melaksanakan penelitian kolaboratif bersama dosen MPC dengan tema “The Interplay of Digital Financial Literacy and Investor Sentiment among Gen Z in Indonesian and Philippines”. Penelitian tersebut mengkaji hubungan antara literasi keuangan digital dan sentimen investor pada generasi Z di Indonesia dan Filipina sebagai dua negara dengan perkembangan teknologi finansial yang pesat di Asia Tenggara. Kajian ini menyoroti bagaimana tingkat literasi digital memengaruhi pola pengambilan keputusan investasi Gen Z, baik secara rasional maupun emosional.
Sementara itu, dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi, Dr. Murry Harmawan Saputra, S.E, M.Sc, membawakan materi bertema “Energizing SMEs in Emerging Markets”. Ia menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia maupun Filipina yang berperan penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan masyarakat. Penguatan UMKM melalui inovasi, digitalisasi, dan ekosistem yang kolaboratif dinilai menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Tema keberlanjutan juga diangkat oleh Ishak, S.E., M.Sc. melalui guest lecture bertajuk “Sustainable Financial Literacy”. Topik ini sekaligus menjadi fokus penelitian kolaboratif bersama dosen Program Manajemen MPC Filipina. Dalam pemaparannya, Ishak menekankan pentingnya pemahaman literasi keuangan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam memilih instrumen investasi maupun produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dosen Program Studi Manajemen lainnya, Hubi Rahmat Andika, S.M., M.M., menyampaikan materi “The Evolution of Marketing” yang sekaligus menjadi landasan penelitian kolaboratif internasional berjudul “The Effects of Green Marketing Strategy and Brand Image on Purchase Decision: The Mediating Role of Green Brand Knowledge among Consumers in Indonesia and the Philippines”. Melalui materi tersebut dijelaskan bahwa perkembangan pemasaran modern kini tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga menitikberatkan pada nilai, teknologi, dan keberlanjutan. Perubahan perilaku konsumen yang semakin peduli terhadap isu sosial dan lingkungan mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi green marketing dan praktik bisnis berkelanjutan.
Selain kegiatan akademik dan penelitian, program ini juga menghadirkan kegiatan Community Services yang dilakukan oleh Fitri Rahmawati, S.E., M.M. melalui tema “Empowering Local Communities Through Innovative Processing of Traditional Food”. Dalam kegiatan tersebut, Fitri berbagi pengalaman mengenai pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan makanan tradisional Indonesia agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Salah satu contoh yang diperkenalkan adalah inovasi peyek kacang tanah dengan memanfaatkan komoditas lokal Filipina seperti kacang mede maupun biji-bijian lainnya. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong perkembangan usaha kecil dan menengah di Filipina agar lebih adaptif dan kompetitif di tingkat global.
Melalui kegiatan ini, UMPWR kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas kerja sama internasional, meningkatkan wawasan akademik global, serta mendukung terciptanya pendidikan tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing internasional. (editor : akb/KP).
14 Januari 2020
13 Januari 2021
25 Februari 2021
27 September 2021