• Berita

Diskusikan Pendidikan Islam Antar Dua Negara, UM Purworejo Gelar ICIE 2021

  • Berita

Diskusikan Pendidikan Islam Antar Dua Negara, UM Purworejo Gelar ICIE 2021

blog-thumb

Diskusikan Pendidikan Islam Antar Dua Negara, UM Purworejo Gelar ICIE 2021

  • Humas
  • 31 Maret 2021
  • Dibaca 128 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan International Conference on Islamic Education (ICIE) 2021 pada Rabu, (31/03/2021). Mengusung tema “Islamic Education Redesign for Sustainable Development”, pembicara yang dihadirkan yakni dua orang pakar Pendidikan Agama Islam dari Fatoni University (FTU) Thailand, Assoc. Prof. Dr. Ismail Lutfi Japakiya dan Assist. Prof. Muhamatsakree Manyunu, serta dua orang dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag. dan Tri Ermayani, M.Ag. Acara konferensi internasional tersebut berlangsung secara daring melalui zoom meeting diikuti ratusan peserta dari beberapa instansi pendidikan di Indonesia dan Thailand.

Rektor UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag. pada kesempatan itu membuka sekaligus mengawali acara sebagai pembicara pertama dengan materi modernisasi dan demokratisasi. Kemudian dilanjutkan oleh Assoc. Prof. Dr. Ismail Lutfi Japakiya selaku Presiden Fatoni University (FTU) Thailand, yang juga memberikan sambutan hangat sekaligus memaparkan materinya kepada para peserta.   

Adapun pembicara selanjutnya, Tri Ermayani, M.Ag. pada kesempatan tersebut memaparkan materi tentang refleksi terhadap pemikiran KH Ahmad Dahlan tentang moderasi pendidikan dan gerakan dakwah. Dirinya lalu mengkaitkan pemikiran tersebut dengan pendidikan dan dakwah Islam di Purworejo, khususnya di UM Purworejo.

“Menurut data, dapat diketahui bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Kabupaten Purworejo di bidang pendidikan ada sekitar 20 lebih lembaga, bidang kesehatan ada 2 lembaga, dan 3 panti asuhan. Hal ini menunjukkan bahwa organisasi memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan Islam di Purworejo,” ungkapnya.

Sedangkan pembicara dari Thailand, Assist. Prof. Muhamatsakree Manyunu menjelaskan tentang pelaksanaan konsep pendidikan sepanjang hayat di selatan Thailand. Dirinya mengatakan bahwa pendidikan sepanjang hayat dalam ajaran agama Islam sudah lama diajarkan oleh para nabi dan juga telah tertuang di dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

Di kampusnya, Fatoni University (FTU), Prof. Muhamatsakree mengatakan bahwa pelaksanaan pendidikan sepanjang hayat sesuai dengan ajaran agama Islam telah diimplementasikan melalui berbagai aktivitas diantaranya mewajibkan halaqah al-Qur’an, bershiyam dan qiam, Majlis Ma’al Qur’an, dan beriktikaf 10 akhir Ramadhan bagi seluruh anggota FTU.

Acara kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator, Tusino, M.Pd.B.I, salah satu dosen dan juga Kepala UPT Kerjasama UM Purworejo. Tri Ermayani, M.Ag. selaku Wakil Rektor 4 Bidang Kerjasama berharap agar kegiatan semacam ini dapat rutin dilaksanakan minimal sekali dalam setahun sehingga dapat menambah wawasan global serta memperkuat jejaring kerjasama internasional.