Milad ke-56, UM Purworejo Luncurkan Dua Program Strategis

Milad ke-56, UM Purworejo Luncurkan Dua Program Strategis

Memperingati Milad ke-56, Universitas Muhammadiyah Purworejo menggelar Rapat Terbuka Senat dengan agenda Laporan Tahunan Rektor dan Orasi Ilmiah oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP, Kamis (24/9). Kegiatan berlangsung secara virtual dengan peserta terbatas di Ruang Seminar Kampus Timur, antara lain Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Badan Pembina Harian, dan para Senator UM Purworejo Sedangkan sejumlah pejabat yang hadir secara virtual, antara lain Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan Wakil Bupati Purworejo. Perwakilan mahasiswa dan tamu undangan lain mengikuti acara secara daring.

Menandai peringatan Milad tahun ini, Gubernur Ganjar Pranowo secara simbolik meluncurkan 2 program strategis untuk 5 tahun ke depan. Keduanya yakni UMPwr Scholarship serta Pusat Studi Pertanian dan Kawasan Pedesaan. Rektor UM Purworejo, Dr Rofiq Nurhadi M.Ag, menyebut UMPwr Scholarship merupakan program yang bertujuan membuka akses bagi calon mahasiswa dengan latar belakang ekonomi kurang mampu. Program beasiswa ini di samping memberi kesempatan bagi calon mahasiswa kurang mampu, juga akan menyediakan beasiswa bagi lulusan SMA berprestasi dan melanjutkan kuliah di UM Purworejo. Sumber beasiswa didukung oleh alumni, civitas akademika, dan masyarakat umum yang peduli pendidikan.

“Kami mengajak mayarakat untuk turut mendukung program ini dengan donasi Rp100 ribu per tahun, gerakan ini untuk mencerdaskan bangsa,” kata Rofiq Nurhadi.

Program berikutnya merupakan pengembangan akademik dan jaringan kerja sama serta kemitraan untuk membantu masyarakat dengan membuka pusat studi. Sebagai rintisan awal, dibuka pusat studi pertanian dan kawasan pedesaan. Pusat ini akan melakukan kajian, pelatihan dan pendampingan agar masyarakat bisa mandiri. Menurut Rofiq, program yang diluncurkan sejalan dengan tema Milad ke-56, yakni Ta’awun untuk Negeri dengan Semangat Edupreneurship.

“Dengan pusat studi ini kita ingin mengembangkan jejaring yang lebih luas yang berorientasi kepada kepentingan sosial, utamanya warga Purworejo yang mayoritas berada di kawasan pedesaan dan pertanian,” ungkapnya.

Dalam laporan tahunannya, Rofiq Nurhadi menyampaikan berbagai capaian menggembirakan selama setahun terakhir. Di antaranya Proses Pendidikan dan Pengajaran pada Tahun Akademik 2019/2020 berjalan baik dengan berhasil meluluskan 646 sarjana. Terkait pemeringkatan perguruan tinggi, berdasarkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2020 Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbud, UM Purworejo menduduki peringkat 228 dan masuk dalam klaster 4. Berdasarkan webometrics, UM Purworejo menduduki peringkat 77 tingkat nasional. Berdasarkan 4ICU, UM Purworejo menduduki peringkat 103 tingkat nasional.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menyampaikan Orasi Ilmiah

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam orasi ilmiahnya mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 telah banyak mengubah tatanan kehidupan dan berdampak pada berbagai sektor. Pihaknya mengajak civitas akademika UMP dapat beradaptasi dalam menghadapi dan bangkit dari pandemi.

“Sebagaimana UM Purworejo ini dengan meluncurkan UMPwr Scholarship yang bertekad untuk mencerdaskan bangsa dan membangun intelektual masyarakat, sekaligus sebagai upaya pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Menurut Ganjar, pada saat seperti inilah peran lembaga pendidikan tinggi seperti ini dibutuhkan untuk mendukung pemerintah. Universitas harus memberi angin segar perubahan, universitas mesti teguh menerapkan mental intelektual. “Jika tidak, kita akan terasing dari kebaikan dan kebenaran baru yang akan hadir,” tegasnya.

Milad