• Berita

UM Purworejo Gelar Kuliah Umum Hadirkan Gubernur Jateng

  • Berita

UM Purworejo Gelar Kuliah Umum Hadirkan Gubernur Jateng

blog-thumb

UM Purworejo Gelar Kuliah Umum Hadirkan Gubernur Jateng

  • Humas
  • 12 November 2021
  • Dibaca 237 Kali

Universitas Muhammadiyah Purworejo menggelar kuliah umum pada Kamis (11/11). Acara digelar secara daring melalui zoom meeting dan luring di Ruang Seminar UM Purworejo dan diikuti sekitar 1000 mahasiswa baru UM Purworejo. Adapun Rektor UM Purworejo Dr Rofiq Nurhadi, M.Ag beserta jajaran pimpinan universitas dan fakultas mengikutinya dari ruangan masing-masing.

Narasumber yang dihadirkan yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH, M.IP yang memberikan kuliah umum secara virtual. Pada kesempatan itu, Gubernur Jateng memaparkan tentang kebijakan iptek di Jawa Tengah, termasuk dalam menghadapi era disrupsi. Disebutkan juga potensi ancaman masa depan, baik global maupun nasional. Diantaranya penguasaan sumber daya oleh bangsa asing.

Gubernur yang dikenal getol bermedsos itu juga bercerita tentang kisah suskes anak muda yang berhasil meraih cita-citanya dan membangun bangsa melalui karya nyata, yakni membuat drone tanpa awak.

“Sekarang drone itu sudah dipakai untuk mengirim vaksin ke daerah terpencil. Ini luar biasa,” katanya.

Untuk itu Ganjar mengajak para mahasiswa untuk punya mimpi membangun bangsa. Menurutnya, pemuda masa depan harus punya mimpi, harapan, usaha, dan jejaring.

“Tapi tetap jangan lupakan budi pekerti yang sekarang menjadi permasalahan kaum muda di Indonesia,” pesannya.


Rektor UM Purworejo Dr Rofiq Nurhadi, M.Ag. menjelaskan, kuliah umum diadakan selain dalam pembekalan kepada 1.008 mahasiswa baru, juga dalam rangka milad ke-57 UM Purworejo.

“Melalui kuliah umum ini diharapkan mahasiswa punya pemahaman dan tanggungjawab terhadap tugas yang diembannya,” kata Rektor.

Ditambahkannya, UM Purworejo mempunyai upaya terbaik untuk mendidik anak bangsa melalui penanaman nilai dan karakter yang merupakan soft skill untuk bekal.
“Kami berharap mahasiswa bisa memiliki orientasi yang lebih jelas agar fokus pada tugas dan tanggung jawab mereka,” ungkapnya.

Terkait sistem perkuliahan di UM Purworejo saat ini, Rektor menjelaskan, prosentasenya yakni 40% daring dan 60% tatap muka dengan jumlah peserta 100%.

“Jadi misal 16 kali pertemuan, maka 60% dilakukan secara tatap muka dan diikuti semua mahasiswa secara penuh dengan ruangan yang sudah diseting. Tapi tentu saja dengan menerapkan prokes,” pungkasnya.