• Berita

Pembibitan Sambiloto Menggunakan Pot Limbah Gergajian Kayu

  • Berita

Pembibitan Sambiloto Menggunakan Pot Limbah Gergajian Kayu

blog-thumb

Pembibitan Sambiloto Menggunakan Pot Limbah Gergajian Kayu

  • Humas
  • 09 Juni 2021
  • Dibaca 307 Kali

Pemanfaatan budidaya sambiloto mengunakan pot limbah gergajian kayu oleh  Mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Purworejo. Mereka mengikuti kompetisi kemahasiswaan yaitu Program Kreativitas Mahasiswa yang mengembangkan program pembibitan sambiloto dengan metode pengolahan pot limbah gergajian kayu. Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) ini mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2021. Hal ini merupakan suatu kebanggan bagi universitas atas prestasi dari tim mahasiswa pengusul yakni Aisyiah (PBSI), Shafora Nurmala Devi (Agribisnis), Much Firman Nasirudin (Agribisnis),  Zaenal Robidin (Peternakan), dan Ade Septiyo (Peternakan).   

Program ini mengolah limbah gergajian kayu yang terbuang sia-sia menjadi pot untuk media tanam sambiloto. Olahan pot limbah gergajian kayu dapat dimanfaatkan sebagai pengganti polibag yang lebih ramah lingkungan. Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Pada umumnya sambiloto banyak tumbuh liar di hutan, tetapi sambiloto tidak efektif untuk diolah karena memiliki kadar mutu yang rendah sehingga sangat perlu dilakukan pembibitan dan pembudidayaan untuk menghasilkan mutu terbaik sebagai obat herbal .  

Adanya program ini tidak semata-mata hanya mengolah limbah gergajian kayu, tetapi juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat mitra kami yaitu warga Panti Asuhan Yatim Dhuafa Kaligesing, Purworejo dengan pembibitan sambiloto bermedia pot limbah gergajian kayu. Alasannya, tanaman ini memiliki peluang menjadi tren obat herbal dalam pengobatan covid-19 di Indonesia maupun di luar negeri. Nantinya, tanaman ini dapat dibudidayakan dan dimanfaatkan sebagai obat  herbal serta dapat diperjualbelikan sehingga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat mitra. Selain itu, juga keunikannya dengan pot limbah gergajian kayu yang mudah terurai menjadi nilai tambah dari program ini.

Diskusi Tim Pembibitan Sambiloto dengan Dosen Pembimbing


Ir. Didik Widiyantono M. Agr. selaku dosen pembimbing tim Pembibitan Sambiloto Mengunakan Pot Limbah Gergajian Kayu menyatakan bahwa program ini menjadi program kreatif yang patut diapresiasi dan berguna bagi warga panti asuhan untuk meningkatkan ekonomi dengan berwirausaha mandiri. Oleh karena itu, mari bergabung bersama kami di Universitas Muhammadiyah Purworejo, Wahana Keilmuan dan Akhlaqul Karimah.