Jelita (Jelly Kulit Manggis) Karya Mahasiswa UMPurworejo
Ditulis oleh Admin   
Sabtu, 30 Juni 2018 22:31

Dalam acara Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM)  di Universitas Muhammadiyah Purworejo bertemakan "Menjadikan mahasiswa yang inovatif untuk menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkelanjutan menuju PIMNAS 2019" para mahasiswa melakukan pameran produk lokal salah satunya mahasiswa Program Studi Pendidikan  Guru  Sekolah  Dasar. Sebagai upaya meningkatkan potensi lokal, mahasiswa UMPurworejo memanfaatkan kulit manggis untuk pencegahan dan pengobatan kanker. Dengan adanya inovasi baru dari mahasiswa UMPurworejo khususnya Program Studi PGSD menciptakan jelly dari  kulit  manggis . JELITA (Jelly kulit  Manggis) namanya, diketuai oleh Kusuma Ardi Wijaya dengan beranggotakan Inova Istirohah, Dewi Yuli Setyoningrum, Ika Khoirunisa dan Aditya setiyawan. Melihat potensi lokal pohon manggis yang keberadaannya mudah tumbuh dan buahnya banyak hanya dimanfaatkan buahnya saja. Namun, mahasiswa UMPurworejo membuat inovasi baru dengan adanya jelly dari kulit manggis yang dipercaya dapat mengobati maupun sebagai upaya pencegahan kanker. 
Tanaman ini masuk dalam tanaman tropis yang berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke  kepulauan  Nusantara. Kulit manggis mengandung senyawa xanthone sebagai antioksidan, anti proliferativ, dan antimikrobial. Selain itu, dalam sebuah penelitian menyatakan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki antioksidan sangat kuat hal ini dibuktikan pada fraksi pelarut baik fraksi metanol, etanol, dan etil asetat memiliki EC50% kurang dari 50. Dan aktivitasnya lebih besar jika dibandingkan dengan antioksidan yang menjadi balangko. Fraksi Metanol mempunyai nilai EC50% yang lebih kecil yaitu 8,00 mg/L, berarti mempunyai aktivitas antioksidan yang lebih besar dibanding dengan fraksi etanol dengan nilai EC50% sebesar 9,26 mg/L dan etil asetat yang memberikan nilai EC50% sebesar 29,48 mg/L. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rendemen ekstrak kasar antioksidan yang dihasilkan terlihat bahwa pada fraksi metanol memiliki nilai rendemen yang terbesar yaitu 22,27% kemudian diikuti oleh fraksi etanol 18,99% dan fraksi etil asetat 11,54%.
Produk JELITA dapat dikonsumsi oleh semua kalangan usia dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Selain sebagai makanan herbal juga sebagai jajanan sehat untuk anak-anak. Diharapkan produk inovasi baru, yaitu JELITA dapat makin dikenal di selutuh kalangan sebagai makanan herbal sekaligus sebagai upaya pencegahan kanker.