Mahasiswa Prodi PBSI Juara Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional
Ditulis oleh Humas   
Kamis, 20 Oktober 2016 10:46
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas sebagaimana  mestinya. Semoga atas karunia ini kita dapat senantiasasemangat untuk bekerja dan berkarya demi kemajuan bangsa Indonesia.

Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) mengemban tri darma perguruan tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada  masyarakat. Peran mahasiswa diharapkan mampu menerapkan tridarma  perguruan tinggi sebagai satu kesatuan yang saling mengisi dan mendukung.  Salah satu perwujudan dari upaya ini adalah dengan mengadakan kegiatan yang mendukung universitas dalam memajukan dan memberdayakan  masyarakat di Indonesia. Salah satu upaya SSC FIB UNS untuk mendukung tri darma perguruan tinggi tersebut adalah mengadakan  kegiatan tahunan Semarak Festival Keilmiahan Fakultas Ilmu Budaya (SAFIK) UNS yang merupakan Ajang Kompetisi Tingkat Nasional yang terwujud dalam bentuk Kompetisi Esai, Kompetisi Menulis Cerpen, dan Fotografi. SAFIK tahun 2016 ini mengangkat tema “Membumikan Budaya Nusantara dalam Bingkai Pariwisata”.  

Para peserta adalah mahasiswa aktif yang mengirim naskah lomba secara online maupun melalui pos. Para nomanisi juara lomba diundang hadir dalam seminar pariwisata untuk mengikuti seminar serta pembagian thropy dan hadiah di gedung FIB UNS (6 Oktober 2016). Alhamdulillah, dari beberapa universitas di Indonesia yang mengikuti event perlombaan ini, Universitas Muhammadiyah Purworejo mendapatkan nomor kejuaraan yaitu juara 3(tiga) dalam Lomba Menulis Cerpen Nasional, atas nama Putu Asprila Sutejo (mahasiswa semester 1(satu), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dengan cerpen yang berjudul “Suruh Siapa Datang ke Jakarta!”). Adapun peserta finalis lomba lainnya yaitu dari Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Yogyakarta, dan beberapa Universitas lain.“Ini awal yang baik bagi saya di semester awal, semoga besok bisa membawa kembali nama Universitas Muhammadiyah Purworejo pada event-event nasional selanjutnya”, ujar Putu.

Putu memang hobi menulis. Baginya, menulis adalah berbagi ilmu tanpa harus menggurui.