Pelantikan Rektor UMP Periode 2011-2015
Ditulis oleh PPTIK   
Kamis, 28 April 2011 12:27
        Drs. H. Supriyono. M.Pd dipercaya sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo untuk periode 2011-2015. Pelantikannya dilakukan Wakil Ketua PP Muhammadiyah, Drs. Sukriyanto AR M.Hum, Senin (15/4) kemarin.
        Drs. H. Supriyono. MPd menggantikan pejabat lama, Drs. Moch. Fakhrudin M.Hum, yang telah dua periode memimpin perguruan tinggj terbesar di Purworejo itu. Bedanya mencolok dari dua pejabat tersebut, Drs Moh Fakh¬rudin MHum, boleh dikatakan selalu tampil formal. Sedangkan Rektor yang baru tidak terlalu formal dan agak senang humor.
        Ketika mendapat kesempatan memberikan pidato usai dilantik, Drs H Supriyono lebih banyak memuji kebaikan dan keberhasilan pejabat la¬ma. Dikatakan, cukup berat melanjutkan kepe-mimpinan Drs Moh Fakhrudin. Dia berikan contoh, Rektor yang lama berada di kantor sampai pukul lima sore, dan setiap malam melakukan shalat tahajud untuk berdoa agar UMP semakin maju.
        Meski mulai besok sudah tidak jadi Rektor, saya berharap Pak Fakhrudin tetap rajin shalat tahajud untuk mendoakan UMP. Berhenti berbuat baik itu tidak baik. Lebih baik berhenti berbuat buruk,'' kata dia, yang disambut tawa tamu undangan.
        Lebih lanjut dikemukakan, tantangan ke depan UMP semakin berat, Utamanya dalam rangka memberikan layanan yang lebih baik bagi mahasiswa dan masyarakat. Lahan kampus di kompleks Jalan KHA Dahlan sudah tidak ada yang bisa digunakan untuk membangun gedung. Sebingga ke depan harus melakukan pengembangan ke luar.
      Selain rencana pengembangan kampus, dia juga akan mengembang-kan UMP untuk pen-didikan S2 dan S3. Dia juga menjanjikan peningkatan kesejahteraan dosen dan karyawan. Akan diupayakan standar gajinya seperti pegawai negeri sipil (PNS).
        Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng, Drs H Musman Tiolib MHum, dalam kesempatan itu mengingatkan Rektor baru untuk mencontoh prinsip KHA Dahlan. Yakni, apa yang dilakukan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Sehingga diawasi atau tidak tetap memiliki kesadaran bertanggung jawab kepada Tuhan.