Bhakti Sosial Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UMP
Ditulis oleh Humas   
Kamis, 14 Januari 2010 13:29
          Pada tanggal 9 Januari 2010 kemarin tepatnya pada hari sabtu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Purworejo telah mengadakan Baksos di desa Kalirejo kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Baksos di desa Kalirejo ini merupakan program kerja dari IMM tiap tahunnya yang difasilitasi oleh Universitas Muhamadiyah Purworejo (UMP), adapun isi dari kegiatan baksos ini adalah pengobatan masal dan penyuluhan kesehatan yang merupakan hasil kerjasama antara IMM UMP dan UPTD Dinas Kesehatan kabupaten Purworejo yang dalam hal ini adalah Puskesmas kecamatan Bagelen, bazzar sembako yang merupakan kerjasama antara IMM dengan Deperindag kabupaten Purworejo, bazzar pakaian layak pakai yang merupakan hasil kerjasama IMM dengan PAYM (Panti Asuhan Yatim dan Tuna netra Muhammadiyah) Plaosan Purworejo dan lomba-lomba untuk anak-anak usia TK yaitu lomba mewarnai dan lomba bawa kelereng, usia SD kelas 1 dan 2 yaitu lomba adzan, baca al-Qur’an dan lomba bawa kelereng.
          Kegiatan ini berlangsung dari jam 08.00- 14.00 WIB, walaupun pada saat kami datang ke lokasi sudah di sambut dengan rintik air hujan yang sempat mengguyur kabupaten Purworejo pada pagi harinya, akan tetapi itu tidak lantas mematahkan semangat kami. Kegiatan yang bertemakan “Transformasi Tri Kompetensi dasar IMM menuju Masyarakat madani ini” terbilang sukses dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UMP yaitu beliau Bpk. Drs. M. Fakhrudin, M. Hum.  
          Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran dalam meningkatkan wawasan terutama di bidang kesehatan dan pendidikan, memberikan hiburan kepada masyarakat yang sudah jenuh dengan dinamika perpolitikan negeri ini, mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dengan masyarakat desa binaan UMP, membantu Program kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo.

Baksos Sebagai Solusi Awal Atas Permasalahan Masyarakat

          Seperti yang telah kita ketahui bahwasannya bangsa kita tengah dibingungkan dengan carut marut dunia perpolitikan, kepastian hukum yang mulai tidak memihak kepada rakyat kecil, keluhan-keluhan rakyat yang sudah mulai tidak dipedulikan para wakil mereka di atas. Dan pemerintah yang kurang tanggap dengan persoalan rakyat kecil.
          Mengapa baksos disebut sebagai solusi awal? Jawabannya karena baksos adalah sebuah upaya pemberian hiburan yaitu sebagai sarana pelepas kejenuhan masyarakat dengan rutinitas sehari-hari yang melelahkan fisik dan juga pikiran. Penyuluhan yaitu pemberian solusi atas permasalahan yang ada dan juga pengetahuan agar masyarakat mengetahui seluk beluk permasalahan dan juga solusi mengatasinya,dan juga edukasi kepada masyarakat tentang adanya potensi-potensi dari masyarakat yang bisa digunakan untuk membangun dirinya sendiri dan lingkungannya, sehingga diharapkan nantinya akan timbul pemikiran-pemikiran yang bisa digunakan untuk pembangunan masyarakat dari berbagai sektor dan juga perbaikan moral dan kesadaran beragama sehingga tercipta masyarakat yang madani.

Baksos Sebagai Wujud Eksistensi Mahasiswa

          Sering kita lihat dalam berita di televisi ataupun koran-koran bahwasannya banyak aksi-aksi dari mahasiswa untuk mengkritik kinerja dari pemerintahan yang kurang mempedulukan keadaan rakyatnya. Hal ini dianggap merupakan media paling efektif untuk menyalurkan aspirasi, akan tetapi yang sangat disayangkan adalah timbulnya anarkhisme dari aksi-aksi ini yang tidak jarang malah merugikan masyarakat kecil. Kita boleh bertindak akan tetapi jangan sampai merugikan masyarakat yang bahkan tidak tau duduk permasalahannya.
          Sebagai mahasiswa harusnya kita adalah kaum intelektual, kaum yang berpendidikan, generasi muda yang diharapkan menjadi agen perubahan negeri ini. Karena nasib suatu bangsa itu ditentukan oleh kaum mudanya, jika kaum mudanya maju maka majulah bangsa itu kelak, akan tetapi sebaliknya jika kaum mudanya hancur maka siap-siaplah bangsa itu untuk menghadapi kehancuran.
          Baksos adalah wujud eksistensi dari mahasiswa itu sendiri karena melalui baksos ini mahasiswa terjun langsung melihat permasalahan, memberikan solusi dan juga bekerja turun tangan langsung menghadapi permasalahan yang ada. Baksos juga merupakan media kerja nyata dari mahasiswa karena mahasiswa dituntut tidak hanya bisa omong doang tapi juga membuktikan dan terjun langsung menghadapi masyarakat, sehingga citra mahasiswa yang negativ di mata masyarakat bisa perlahan-lahan di  hilangkan.
    
Baksos Sebagai Sarana Pelatihan Mahasiswa

          Seperti kita bersama sama ketahui bahwsannya kita sebagai mahasiswa adalah kaum terpelajar, kita belajar di dalam sebuah universitas adalah sebagai pembekalan kita menggali ilmu untuk nantinya kita terapkan di dalam masyarakat, kita sebagai mahasiswa secara tidak langsung merupakan utusan dari masyarakat yang diharapkan menjadi agen perubahan untuk masyarakat itu sendiri.
          Sebagai mahasiswa tentunya sebelum kita menempuh tugas akhir nanti ada syarat yang harus dipenuhi agar kita bisa lulus menjadi seorang sarjana, yaitu KKN (Kuliah Kerja Nyata), di sini kita dituntut untuk menerapkan ilmu- ilmu yang didapat selama masa kuliah di dalam masyarakat. Baksos ini adalah sebagai sarana pelatihan mahasiswa, khususnya mahasiswa semester 5 ke bawah, untuk nantinya agar ketika kita menghadapi KKN tidak canggung, karena kegiatan baksos merupakan hal yang harus dilakukan nantinya ketika kita KKN. Didalam baksos kita pastinya berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, sehingga nantinya ketika kita KKN sudah merasa terbiasa menghadapi masyarakat.  

Alasan Memilih Desa Kalirejo

          Desa Kalirejo merupakan desa yang terletak di kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo, desa ini terletak kurang lebih 10 km dari kota Purworejo, desa ini terletak diantara gugusan bukit- bukit yang memisahkan dusun satu dengan dusun yang lainnya, mayoritas penduduknya adalah petani ladang, jarang sekali mereka yang mempunyai sawah. Mengingat kecamatan Bagelen juga merupakan lokasi endemi penyakit malaria dan yang terbaru adalah DBD.
          Desa kalirejo terpilih setelah kami menyeleksi dari berbagai desa, setelah berkonsultasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo, dan juga Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bagelen, akhirnya kami memutuskan bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Bagelen I, yang akhirnya memberikan opsi-opsi desa di bawah naungan Puskesmas tersebut, dan akhirnya kami memilih desa Kalirejo sebagai tujuan kita untuk baksos. Setelah mendapat persetujuan dari Kepala Desa yaitu beliau bpk Sasmito, akhirnya kami melangkah ke desa Kalirejo sebagai lokasi baksos.