Panen Perdana Padi Organik
Selasa, 28 Juli 2009 08:14
           Pada hari Ahad, 19 Juli 2009 Pukul 15.00 wib telah dilangsungkan acara panen perdana padi organik di Desa Pepe Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Panen ini sekaligus merupakan ceremonial dalam rangka Gebyar 1 Abad Muhammadiyah. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA., Ketua Umum PP Aisiyah Prof. Dr. Siti Chamamah, Wakil Bupati Purworejo Mahsun Zain, M.Ag, Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo Drs. M. Fakhrudin, M. Hum, Ketua MPM PP Muhammadiyah Said Tuhuleley, PDM Purworejo H. Dandung Danadi, Artis Ibukota Cici Tegal & Ramzy serta beberapa pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Purworejo.
           Rangkaian prosesi panen diawali testimoni oleh kelompok tani Desa Pepe yang merupakan mitra binaan tim pemberdayaan masyarakat UMP dilanjutkan dengan panen perdana. UMP telah melakukan berbagai program pemberdayaan yang salah satunya menjalin kemitraan dengan para petani terutama di daerah yang sampai saat ini masih sangat tergantung pada pupuk kimia. UMP yang telah lama mejalin kerjasama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) berupaya dengan sungguh-sungguh untuk menggarap program pupuk organik yang nantinya akan sangat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, sehingga akan sedikit banyak meningkatkan taraf hidup para petani.
           Dengan penggunaan pupuk organik, petani dapat menekan biaya pembelian pupuk yang saat ini mulai dibatasi penggunaannya oleh pemerintah dan harganya pun terbilang mahal. Petani dapat membuat pupuk untuk tanaman padinya sendiri dengan tidak mengeluarkan biaya untuk membeli pupuk, serta pupuk yang dibuat sendiri oleh para petani binaan ini terbilang ramah lingkungan karena menggunakan teknologi pertanian semiorganik. 
           Selain di Desa Pepe Kec. Pituruh, Tim Pemberdayaan Masyarakat UMP juga telah berhasil meningkatkan hasil pertanian Padi Organik di Desa Cokroyasan Ngombol. Sama halnya dengan padi organik di Desa Pepe, padi yang ditanam di Cokroyasan terbilang kuat batangnya, Bulirnya juga banyak, serta ramah lingkungan. Bahkan harga jual padi organik jauh lebih mahal daripada padi yang masih menggunakan pupuk kimia.
           Sampai saat ini Tim Pemberdayaan Masyarakat UMP masih membuka peluang bagi para petani atau kelompok tani yang ingin menjalin kerjasama khususnya dalam program pertanian semiorganik yang meliputi proses pembuatan pupuk organik, proses  pengolahan tanah, hingga pemasarannya...Semoga Pertanian Indonesia makin maju tanpa adanya ketergantungan terhadap pupuk kimia yang cenderung kurang ramah lingkungan.