Program Kerja Monumental Mahasiswa KKN UM Purworejo Tahun 2020
Ditulis oleh KKN UMP 2020   
Selasa, 03 Maret 2020 09:45
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo yang satu bulan ini telah melakukan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat yaitu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) baru saja ditarik kampus dengan arti telah selesainya kegiatan ini. Kegiatan yang diperuntukkan kepada seluruh mahasiswa di semester 7 ini menjadi langkah nyata yang diemban mahasiswa. KKN UM Purworejo tahun 2020 ini yang bertemakan “Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal”, tema yang diusung berkaitan dengan kondisi dan situasi yang baru-baru ini banyak terjadi yaitu terkait dengan kebencananaan, menjadi langkah konkret dalam ikut serta dalam penanggulangan bencana. KKN ini memiliki tujuan agar mahasiswa dapat menjadi agen perubahan (agent of change), yang tidak hanya belajar di dalam kelas saja, tapi ditantang untuk melakukan kerja nyata di luar komplek kampus dengan makempal lan manunggal (berkumpul dan bersatu) dengan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi.

Kelompok KKN tahun 2020 ini, disebar ke sejumlah titik berjumlah sekitar 37 kelompok, ada pada Kecamatan Grabag. Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo dan sebagian besar ada di Kabupaten Kebumen. Dan pada setiap kelompok KKN memiliki program kerja tersendiri melihat kondisi, dan situasi.

Salah satu Kelompok KKN yang berada di Kecamatan Ngombol, tepatnya di Desa Kembangkuning membuat Program Kerja, yang dibuat dengan tiga bidang, yaitu bidang Pendidikan, dengan mengajar di PAUD, bidang keagamaan dengan membantu mengajar di TPQ setempat yang diurus oleh Ustaz Farihin dan keluarga secara mandiri, dan terakhir bidang Pembangunan. Dari ketiga bidang tersebut ada program yang monumental, sesuai dengan arahan dan bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak. Drs. H Supriyono, M.Pd. Kelompok KKN ini melakukan survei, mapping, dan komunikasi dengan Kepala Desa, dan elemen masyarakat yang lain.  Munculah ide dan gagasan untuk membuat Pos Ronda yang dibangun di RT.2, dengan pertimbangan dari Mahasiswa KKN berdiskusi dengan warga setempat.  

Perwujudan nyata bahwa untuk mengatasi bencana dan agar meminimalisir dampak bencana, adalah dengan upaya preventif agar masyarakat lebih siap dan waspada jika terjadi. Dengan ide pembangunan pos ronda ini, dapat meningkatkan kewaspadaan warga dengan berjaga pada waktu tertentu khususnya malam hari, dengan langkah ini warga bersiap untuk mengawasi dan memberitahukan jika ada tanda-tanda bencana yang akan terjadi seperti halnya banjir yang sering terjadi.

Dalam sebulan ini manfaat dari mahasiswa KKN, akan kami lanjutkan, teruskan, dimulai dengan hal-hal positif,” imbuh Kepala Desa Kembangkuning, Kecamatan Ngombol saat memberikan sambutan di acara penarikan Mahasiswa KKN Tahun 2020. Dengan begitu, mahasiswa KKN memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan dan memajukan desa menyesuaikan kearifan lokal yang ada.

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini961
mod_vvisit_counterKemarin2520
mod_vvisit_counterMinggu ini13853
mod_vvisit_counterBulan ini8620
Kami memiliki 38 tamu online