UM Purworejo Perluas Kerjasama Internasional dengan 3 Perguruan Tinggi di China
Ditulis oleh Humas   
Senin, 28 Oktober 2019 14:12
Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo bersama dengan 41 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia menggelar pertemuan dengan 23 perguruan tinggi asal Provinsi Jiangsu, China pada Ahad 27 Oktober 2019 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Pertemuan yang berlangsung di Lantai 10 Ruang Serba Guna kampus UAD ini digelar dengan tujuan untuk memperluas jaringan kerjasama internasional PTM di Indonesia. Acara ini diisi dengan agenda diskusi, business meeting dan penandatanganan MoU antara PTM dari berbagai daerah di Indonesia dengan 23 perguruan tinggi dari Provinsi Jiangsu, China.

Rektor UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag. menyambut baik adanya kegiatan penandatanganan MoU ini. Dr. Rofiq menyampaikan bahwa UM Purworejo telah melakukan penandatanganan MoU dengan 3 Perguruan Tinggi China, yaitu Yancheng Teachers University, Nanjing Agricultural University, dan Yancheng Institute of Technology.

Lebih lanjut, Dr. Rofiq berharap agar UM Purworejo bisa lebih memperluas jaringan kerjasama dengan Perguruan Tinggi luar negeri baik di bidang pengajaran, penelitian maupun pengembangan akademis lainnya sehingga dapat meningkatkan mutu dan eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang mampu mencetak lulusan yang berdaya saing global.

Wakil Rektor IV bidang kerjasama UAD Prof. Sarbiran M.Ed, Ph.D. dalam sambutannya menjelaskan bahwa MoU ini akan memperkuat PTM se-Indonesia. “Semoga MoU ini bisa direalisasikan dengan sebaik-baiknya dalam wujud kerjasama yang konkrit seperti joint research dan seminar, studi lanjut S2 atau S3, atau kerjasama lainnya,” pesan Prof. Sarbiran.

Sedangkan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerjasama dengan China telah menjadi kebutuhan karena kini China menjadi negara Adidaya di dunia yang memungkinkan dapat menandingi bahkan menggantikan Amerika Serikat di masa mendatang.

China menjadi kekuatan yang sangat kuat sehingga kita harus terbuka tidak hanya dengan negara Amerika Serikat atau Eropa tapi juga China. Dari sisi penutur bahasa mandarin terdapat 1,5 miliar, dan mungkin China akan menggantikan Amerika Serikat sebagai Negara Adidaya,” jelasnya.

Representatif China Tang Xang Liang dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam pertemuan ini. Dijelaskannya bahwa Provinsi Jiangsu sangatlah maju. Selama 13 tahun provinsi Jiangsu terkenal ekspor dari China.

Terdapat 167 Universitas di Jiangsu dengan banyak jurusan. Pemerintah sangat memperhatikan komunikasi internasional. Juga terbuka kerjasama internasional dan universitasnya memenangi banyak lomba,” ujarnya.

Meskipun Indonesia dengan China jauh tapi sudah ada kerjasama. Ada banyak mahasiswa Indonesia kuliah di China dan sebaliknya. Kami sangat berharap mulai ada pertukaran pelajar dan saling menolong. Indonesia dan China sama sama negara sedang berkembang. Kami mau maju bersama-sama,” pungkasnya.

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini822
mod_vvisit_counterKemarin2385
mod_vvisit_counterMinggu ini15720
mod_vvisit_counterBulan ini49206
Kami memiliki 24 tamu online