Hadapi Revolusi Industri 4.0, UM Purworejo Gelar The 2nd ICE (International Conference on Education)
Ditulis oleh Humas   
Senin, 30 September 2019 09:02
Sabtu, 28 September 2019, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Purworejo menggelar The 2nd ICE (International Conference on Education). Acara ini merupakan sebuah seminar bertaraf internasional yang diadakan setiap dua tahun sekali oleh FKIP.  Seminar Internasional yang digelar di Kampus 3 (Kampus Sucen) UM Purworejo ini menghadirkan empat pembicara utama yaitu Ir. Ira Nurhayati Djarot, M.Sc., Ph.D. (Ristek Dikti Indonesia), Assoc. Prof. Dr. Yusri Kamin (UTM Malaysia), Dr. Au Thien Wan (UTB Brunei), Dr. Mohamed Aidil Subhan (NIE - Singapore).

Menurut informasi, peserta seminar kali ini berjumlah 291 orang yang terdiri dari 133 pemakalah dari berbagai universitas negeri dan swasta di Indonesia, termasuk didalamnya turut pula dihadiri oleh perwakilan dari luar negeri seperti Argentina, Azerbaijan, Equador, dan Malaysia. Sementara sisanya adalah peserta yang merupakan mahasiswa profesi dan tamu undangan.

Mengangkat tema "Challenges and Opportunities of Education and Technology in the Industrial Revolution 4.0", seminar ini digelar guna memberikan pandangan yang luas mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi di era revolusi industri 4.0 sekaligus kesempatan maupun peluang yang harus dimanfaatkan khususnya di bidang pendidikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang mengedepankan teknologi. 

Dalam sambutannya, Ketua Panitia ICE 2019, Dr. Suyitno, M.Pd.menyampaikan tentang pentingnya mempelajari dan menguasai teknologi terbaru dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. “Setiap wilayah atau negara memiliki karakteristik pendidikan yang berbeda-beda, dengan begitu berbeda pula cara pengajarannya. Disini kita berbagi pengalaman dan juga diskusi untuk menciptakan rumusan sebuah pendidikan yang mampu tepat tujuan dalam dunia kerja teknologi Industri 4.0,” ungkap Suyitno.

Selanjutnya Rektor UM Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag, juga turut hadir memberikan sambutannya. Dalam sambutannya, Dr. Rofiq menyampaikan bahwa teknologi dan ilmu pengetahuan memainkan peran yang sangat penting di era revolusi industri 4.0 sehingga diharapkan tenaga pendidik maupun praktisi pendidikan untuk siap dan mampu menjawab tantangan yang muncul serta memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, salah satu pembicara seminar, Ir. Ira Nurhayati Djarot, M.Sc., Ph.D. dari Ristek Dikti Indonesia memaparkan tentang pentingnya untuk membiasakan diri dengan teknologi dan dunia digital yang semakin berkembang, sehingga dapat diterapkan dalam pengajaran di sekolah. Selain itu, dirinya menambahkan agar setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan perlu menyediakan fasilitas yang mendukung seperti internet yang baik guna mendukung pembelajaran yang berbasis teknologi.  

Acara seminar ini juga dimeriahkan dengan tarian dolalak oleh dua mahasiswi UM Purworejo. Pada sesi akhir acara dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari UM Purworejo untuk para pembicara dan dilanjutkan dengan presentasi oleh pemakalah.   


 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini903
mod_vvisit_counterKemarin2441
mod_vvisit_counterMinggu ini9956
mod_vvisit_counterBulan ini43442
Kami memiliki 26 tamu online