Mahasiswa Teknik Sipil Studi Lapangan di PPB, PT Wika Beton Bogor dan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Ditulis oleh Prodi Teknik Sipil   
Sabtu, 20 Juli 2019 09:44

Upaya meningkatkan pengetahuan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan membangun komunikasi serta ekosistem antara Program Studi dengan dunia industri ketekniksipilan level nasional (outward looking) pada hari Senin tanggal 15 Juli 2019 dilaksanakan kunjungan studi lapangan di pabrik produk beton Bogor (PPB Bogor). Satu dari delapan PPB milik Pt. Wijaya Karya Beton (Wika Beton) yang ada di seluruh Indonesia. Keunggulan dari PPB Bogor selain lokasinya di kawasan industri Pt. Wijaya karya juga terdapat laboratorium riset Pt. Wijaya Karya yang baru diresmikan di awal tahun 2018.


Pertemuan diawali dengan kegiatan Safety Induction oleh tim Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) kemudian dilanjutkan sambutan dan penerimaan oleh manager pengembangan produk beton Bapak Mukhlis Sunarso, ST., MT., dan dilanjutkan pemaparan produk dan usaha perusahaan oleh Bapak Supriyadi, ST., MBA selaku manager penanganan masalah dan penjaminan mutu jual produk. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan yang pertama di Gedung Laboratorium Riset yang didampingi oleh Bapak Ferry selaku kepala Laboratorium Riset. Menurutnya, nilai investasi untuk laboratorium riset tersebut senilai Rp 21 miliar yang difungsikan sebagai laboratorium riset material, struktur dan engineering untuk menghasilkan produk baru yang efisien dan bersaing serta mendukung operasional produksi, instalasi dan pengujian kinerja struktur bangunan. Mahasiswa diperkenalkan dan dijelaskan cara kerja dan fungsinya dari masing-masing alat laboratorium tersebut seperti Universal Testing Machine (UTM) dengan keluaran terbaru dan sudah memiliki spesifikasi kekhususan yang super canggih, seperangkat alat DEWEsoft yang berfungsi untuk menguji beban dinamik dilapangan, seperangkat alat rongsen beton yang berfungsi untuk mendeteksi keadaan tulangan beton yang sudah terpasang di struktur beton bertulang, alat terbaru untuk mengetahui kekuatan mutu beton yang sudah terpasang dan masih banyak alat laboratorium lainnya. Kunjungan lapangan selanjutnya di jalur (plant) 8 yang memproduksi produk beton tipe sentrifugal seperti tiang pancang silinder dari berbagai ukuran panjang dan diameter, mahasiswa dijelaskan dari proses produksi sampai dengan spesifikasi materialnya.

Acara studi lapangan berikutnya dilanjutkan di proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung atau High Speed Railway (HSR) yang pada kesempatan ini berlokasi di daerah Walini, Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat yang dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya. Acara penerimaan disambut oleh Project Manager Bapak Ir. Suyono. Beliau menjelaskan proses pembuatan tunnel dan proses pembangunan proyek kereta cepat yang diklaim sebagai proyek kereta cepat pertama di Indonesia dan mungkin di ASEAN, serta penjelasan terkait penerapan Safety, Health, Environment (SHE) yang disampaikan oleh menejer SHE Bapak Zulham Subekti dan Pak Willy untuk proyek pembangunan kereta cepat tersebut.