Mahasiswa UMP Berdayakan Kelompok Disabilitas Dengan Beragribisnis Jahe Merah Ramah Lingkungan
Ditulis oleh Tim PKM Pengabdian Masyarakat   
Selasa, 28 Mei 2019 12:59
Penyandang disabilitas selama ini termasuk kelompok yang terpinggirkan dan masyarakat menganggap tidak produktif. Hal tersebut menyebabkan penyandang disabilitas menjadi kelompok yang rentan terjerat kemiskinan dan rawan mengalami permasalahan ekonomi dan sosial lainnya. Penyandang disabilitas sebenarnya memiliki hak yang sama seperti warga negara lain termasuk memperoleh pendampingan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang menjeratnya. Salah satu bentuk pendampingan yang dapat dilakukan untuk penyandang disabilitas adalah peningkatan kapasitas (pentas) dalam berwirausaha mandiri.
 
Salah satu yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan limbah pertanian sebagai basis wirausahanya. Limbah usahatani padi yang dikenal sebagai merang sangat melimpah di Purworejo. Penyandang disabilitas dapat memanfaatkan limbah merang tersebut untuk membuat pot limbah merang yang ramah lingkungan. Inovasi dan kreativitas ini tim mahasiswa PKM Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purworejo menyebutnya dengan istilah Go Polimer Ecoly (Gunakan Olahan Pot Limbah Merang Eco Friendly). Program ini mendapatkan pendanaan dari Kemenristek Dikti dengan judul "Peningkatan Kapasitas Disabilitas Go Polimer Ecoly Dalam Penangkaran Jahe Merah Berbasis Inklusi". Masyarakat sasaran dalam program ini adalah kelompok disabilitas yang berlokasi di kelurahan Cangkrep Lor kecamatan Purworejo. Tim dalam program ini terdiri dari 5 mahasiswa dengan dosen pendamping bapak Ir. Didik Widiyantoro, M.Agr.
 
Polimer dapat dimanfaatkan sebagai pengganti polibag yang tidak cukup ramah lingkungan untuk penangkaran jahe merah. Komoditas jahe merah dipilih untuk peningkatan kapasitas disabilitas terutama menambah sumber pendapatannya karena jahe merah memiliki prospek yang cerah di masyarakat, selain harganya tinggi dan cenderung stabil. 
 
Oleh karena itu para penyandang disabilitas yang telah bergabung dalam organisasi penyandang disabilitas, dapat mengembangkan kewirausahaan sosial dalam penangkaran jahe merah sebagai ujung tombak mempraktekkan agribisnis jahe merah. Penangkaran jahe merah dilakukan oleh beberapa penyandang disabilitas, selanjutnya untuk tahap budidayanya dilakukan oleh seluruh anggota organisasi penyandang disabilitas. Manfaat kegiatan penangkaran jahe merah oleh penyandang disabilitas ini akan lebih besar apabila dapat dilakukan secara inklusi artinya melibatkan masyarakat bukan penyandang disabilitas, terutama untuk penjualan bibit jahe merah dan pangan olahan berbasis jahe merah. 
 
Untuk membuka pangsa pasar dalam penjualan bibit jahe merah, tim PKM yang diketuai oleh Dian Kusumaning Ratri terus berupaya mengenalkan programnya kepada masyarakat luas. Salah satunya dengan mengadakan ekpo dalam acara pengajian rutin Ahad pagi yang diselenggarakan di masjid Panti Asuhan Muhammadiyah Purworejo. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pengurus panti dan diapresiasi oleh para jamaah pengajian. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jamaah pengajian yang hadir dan tertarik untuk berbudidaya jahe merah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh mitra program pengabdian masyarakat yaitu kelompok disabilitas "Restu Abadi" yang beralamat di kelurahan Cangkrep Lor kecamatan Purworejo.
 
Dikatakan oleh Syaiful Anam selaku anggota tim dari Program Studi Agribisnis “Dengan semakin sering tim mengenalkan program ini kepada masyarakat luas dan mengikuti kegiatan expo, diharapkan penjualan bibit jahe merah akan semakin meningkat sehingga pendapatan yang di terima oleh penyandang disabilitas akan bertambah dan diharapkan kesejahteraan kelompok disabilitas akan meningkat”. Saat ini tim sedang berjuang merealisasi programnya bersama mitra, agar mampu berkompetisi di PIMNAS 32 Bali pertengahan tahun 2019 dan kembali meraih medali seperti tahun 2018.

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini3227
mod_vvisit_counterKemarin2573
mod_vvisit_counterMinggu ini8777
mod_vvisit_counterBulan ini50347
Kami memiliki 35 tamu online