UKM Saintek Universitas Muhammadiyah Purworejo Gelar Workshop KBMI
Ditulis oleh Panitia   
Sabtu, 13 April 2019 08:51

KBMI (Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia) merupakan salah satu program dari Kemenristekdikti yang bertujuan untuk: (1) menumbuhkan karakter wirausaha (2) menumbuhkembangkan wirausaha baru yang kreatif dan inovatif berbasis teknologi. Dana hibah yang diberikan dari Kemenristekdikti berkisar 10.000.000-40.000.000 dengan cara membuat proposal yang tidak biasa. Hal ini dikarenakan sistem proposal yang digunakan dalam membuat KBMI ini yakni proposal dalam bentuk tanya jawab dengan sistem online. 

Bertempat di Ruang Seminar Kampus Timur Universitas Muhammadiyah Purworejo, workshop KBMI yang digelar pada Kamis, 11 April 2019 ini mengangkat tema “Tanpa Proposal Kembangkan Kreativitasmu Ikuti KBMI”. 

Acara ini dimulai pukul 13.00 WIB, diikuti oleh mahasiswa UMP yang telah mendaftar kepada panitia sebelumnya. Serangkaian kegiatan Workshop KBMI tahun 2019 antara lain pembukaan, pembacaan kalam ilahi, sambutan-sambutan, acara inti, penutupan.

Workshop KBMI menghadirkan pemateri Isnaeni Maryam M.Pd dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo dan Yuni Astuti mahasiswi Agribisnis semester 4 yang berkesempatan mengikuti workshop KBMI di UGM. 

Ibu Isnaeni Maryam M.Pd menjelaskan panduan KBMI 2019. Selain itu beliau juga memberikan motivasi-motivasi kepada peserta agar mengikuti KBMI. Saudari Yuni Astuti berbagi ilmu yang telah didapatkan di workshop KBMI UGM. Terakhir diisi dari UKM SAINTEK mengenai teknis dan alur pembuatan proposal KBMI yang diisi oleh saudara Pebri Untoro selaku ketua panitia.

Perlu kita ketahui bersama bahwasanya KBMI ini sudah ada sejak tahun 2017 namun di Universitas Muhammadiyah Purworejo baru pertama kali. Walaupun masih perdana di Universitas Muhammadiyah Purworejo tapi antusias mahasiswa-mahasiswi Universitas Muhammadiyah Purworejo sagatlah besar. 

Dengan adanya kegiatan ini, harapan kedepannya banyak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo yang lolos didanai oleh Kemenristekdikti. Dan mampu menumbuhkembangkan jiwa berwirausaha yang berbasis teknologi.