Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo Peringati Hari Autisme Sedunia
Ditulis oleh Panitia   
Senin, 08 April 2019 12:42
Belasan mahasiswa aktif program studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo melakukan aksi gerakan hari peduli autisme sedunia yang diperingati pada tanggal 2 April. Acara yang didominasi oleh mahasiswa semester II mengajak masyarakat Purworejo untuk peduli kepada penyandang autisme. Aksi ini bertujuan untuk mengenalkan autisme dan mengajak masyarakat untuk peduli dengan anak-anak autis. Acara yang diadakan di jalan Mayjen Sutoyo, dimulai pukul 07.00 WIB, Minggu (7/4/2019) pada saat Car Free Day berlangsung yang bertempat dipojok bagian utara Alun-Alun Purworejo tepat di depan kantor Satlantas Purworejo.
 
Dalam acara tersebut mahasiswa mengadakan konsultasi dan tes kepribadian bagi masyarakat secara gratis dan juga membagikan bunga origami dan setiker kepada pengunjung. Untuk menambah kemeriahan acara tersebut mahasiswa menyediakan pohon impian yang berisi motivasi bagi anak-anak autis yang diramaikan oleh band akustik dari mahasiswa. Acara yang juga dihadiri oleh Kaprodi Psikologi sukses berjalan dengan lancar dan banyak masyarakat yang peduli dengan acara tersebut, dibuktikan dengan antusiasnya pengunjung untuk mengisi dan memberikan motivasi kepada anak - anak autis melalui tulisan yang digantung di pohon impian. 
 
Ketua Panitia, Desto Hanggoro Lukman, menyatakan “Acara ini merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak autisme di lingkungan sekitar kita.”  
 
“Tema yang diangkat pada acara ini adalah Achieve Your Dream and Colour Your World! Tema tersebut berisi harapan agar penderita autisme bisa mendapatkan hak-hak mereka seperti orang lain, termasuk di dalamnya hak untuk mengakses teknologi, hak mendapatkan fasilitas yang sama, dan yang paling utama adalah hak untuk menjadi diri mereka sendiri dalam menggapai cita-citanya dan mewarnai dunia” lanjutnya.
 
Dengan terselenggaranya acara tersebut, diharapkan kita peduli akan penyandang autisme bukan hanya dengan anak - anak tetapi orang dewasa sekalipun, peduli akan saudara - saudara kita yang cacat mental tidak merendahkan tetapi menjujung tinggi bahwa penyandang autisme juga memiliki kehebatan tersendiri yang bahkan kita tidak pernah tahu.