Workshop HidroponikStrategiBisnis Dan Pemenuhan Pangan Sehat Di Era RevolusiIndustri 4.0
Ditulis oleh Himagrin   
Rabu, 09 Januari 2019 12:24
Perkembangan teknologi yang semakin canggih, memaksa warga dunia saat ini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Tuntutan dari  era revolusi industri 4.0 adalah kecepatan dan kreativitas. Menghadapi tantangan tersebut, pertanian dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan produknya. Digitalisasi, bioteknologi, dan efektivitas proses menjadi kunci dari revolusi agrikultur dalam era ini. Faktor- factor seperti lahan, tenaga kerja, dan kekayaan hayati tidak menjadi yang utama. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah akses menuju teknologi dan bahan yang berkualitas. Teknologi sudah ada, akan tetapi masyarakat tidak memiliki akses untuk mendapatkanya.

Mahasiswa agribisnis Universitas Muhammadiyah Purworejo, melalui Agri Edu Plant menyelenggarakan workshop Hidroponik yang akan diselenggarakan pada:

Hari : Ahad, 20 Januari 2010
Pukul : 8.00 – Selesai
Tema: Hidroponik strategi bisnis dan pemenuhan pangan sehat di era revolusi Industri 4.0
Tempat : Ruang Seminar, Kampus Timur Universitas Muhammadiyah Purworejo

    Melalui workshop hidroponik ini mengajak masyarakat untuk mengambil peran dan melakukan perubahan dalam menghadapi distrupsi teknologi di era revolusi industri 4.0. Oleh karena itu diperlukan actor pemain baru disektor pertanian kalangan generasi milenial melalui hidroponik. Menggunakan hidroponik dapat menjadikan proses usaha tani menjadi semakin efisien, sehingga terjadi peningkatan produktivitas dan daya saing. Hidroponik mampu menghasilkan produksi tanaman lebih terjamin kebebasannya dari hama penyakit yang berasal dari tanah, dapat dijadikan profesi baru sebagai mata pencaharian bagi petani dan masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan, meningkatkan pemenuhan sumber gizi keluarga dan masyarakat, jika diusahakan dalam skala besar dapat meningkatkan ekspor produksi hortikultura segar dan berkualitas tinggi sehingga dapat menambah devisa negara.