Purworejo Memiliki Warung Sosial
Ditulis oleh Humas   
Jumat, 13 April 2018 09:08

Untuk meningkatan kualitas layanan dan pendampingan terhadap warung sosial yang didirikan oleh Dinas Sosial Jawa Tengah, pada Rabu 11 April 2018 bertempat di Panti Sosial Anak Dharma Putera Purworejo diresmikan warung sosial kewirausahaan, peresmian tersebut bersamaan dengan penandatanganan nasakah kerjasama antara Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah dengan Universitas Muhammadiyah Purworejo. 
Warung sosial tersebut diharapkan dapat menjadi laboratorium kewirausahaan bagi anak-anak putus sekolah yang menghuni Panti Pelayanan Sosial Dharma Putera Purworejo. Naskah kerjasama tersebut ditandatangani oleh pihak Dinas Sosial Jateng Kepala Bidanag Penanganan Fakir Miskin Aji Hadi Prakoso AKS, MP. Sedangkan dari Universitas Muhammadiyah Purworejo oleh Rektor Drs. H Supriyono M.Pd.

Pada kesempatan tersebut Rektor UMPurworejo menyatakan menyambut baik kerjama yang dapat terjalin dengan Dinas Sosial Jawa Tengah, “Kami sangat terbuka untuk kerjasama termasuk dengan warung sosial PPSA ini”. “Dengan kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan salah satu dari tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. UMPurworejo sangat siap untuk membangun kerjasama dibidang pengabdian kepada masyarakat karena memang itu adalah tugas dari universitas.” tambahnya.

Sementara Aji Prakoso menambahkan “Warung sosial ini bertujuan untuk melatih kemandirian, sehingga saat anak sudah keluar panti benar-benar siap dengan bekal jiwa kewirausahaannya.” Lebih lanjut dikatakan warung sosial tersebut dikerjakan dengan sejumlah fihak. Ada dua unit usaha warung sosial yang dikembangkan untuk pembelajaran anak-anak putus sekolah, yaitu usaha salon kecantikan dan usaha tata boga. Kerja sama dengan UMPurworejo adalah dalam rangka memberikan pendampingan dan pembinaan sekaligus pelatihan agar warung sosial tersebut bisa eksis dan berkembang sebagai laboratorium pembelajaran.   

Kepala PPSA Sarjimo didampingi Kasi Penyantunan Bambang Rio menjelaskan, "Penghuni panti sosial ini berjumlah 75 anak, mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah namun sebagian besar dari eks Karesidenan Kedu dan Banyumas. Kami mengucapkan terima kasih kepada UMPurworejo, karena kami yakin pengelolaan warung sosial ini akan semakin baik sebagai tempat pembelajaran anak,” ucapnya.