Himagrin Mengabdi
Ditulis oleh Himagrin   
Senin, 11 Desember 2017 14:41

Mengacu padasalah satu pasal dari Catur Dharma Universitas Muhammadiyah Purworejo maka HIMAGRIN (Himpunan Mahasiswa Agribisnis) merancang program kerja Himagrin Mengabdi oleh divisi Pengabdian Masyarakat.

Didalam diskusi pengurus diperoleh usulan Desa Cacaban Lor Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo sebagai desa sasaran kegiatan Himagrin Mengabdi. Desa Cacaban Lor merupakan desa yang jauh dari perkotaan Purworejo namun untuk akses jalan sangat baik dengan jalan beraspal. Cacaban Lor merupakan desa yang penduduknya mayoritas membudidayakan cengkeh dan padi.

Dalam budidaya cengkeh penduduk setempat mendapat masalah tentang hama, virus dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh sehingga pendapatan petani menurun. Selain itu dengan adanya teknologi gedgetdan maraknya media sosial menjadikan anak-anak di desa Cacaban Lor hari-harinya hanya bermain game, karang taruna masih pasif dalam kinerja desa sehingga program-program desa kurang maju.

Berdasarkan latar belakang tersebut kami Himagrin melaksanakan program kerja Himagrin Mengabdi di desa Cacaban Lor yang bertemakan “Satukan Langkah untuk Berbagi”yang dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu tanggal 9 – 10 Desember 2017. Dalam kegiatan tersebut kami menyisipkan beberapa acara diantaranya penyuluhan pertanian(pengendalian hama dan penyakit), pengolahan hasil pertanian, pemberian dan pembuatan baglog jamur tiram, penyuluhan bijak dalam bermedia sosial dan penggunaan gedget, lomba-lomba untuk anak-anak, dan perpustakaan disertai menggambar dan mewarnai gratis.

Pada hari sabtu 9 Desember 2017 dilaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian kami mengundang pemateri dari Dinas Pertanian agar pihak pemerintah mengetahui langsung kondisi pertanian di Kabupaten Purworejo khusunya desa Cacaban Lor. Pelatihan pengolahan hasil pertanian ditujukan kepada ibu-ibu PKK setempat dengan harapan kedepannya dapat menambah pendapatan keluarga dengan pengisi materi dari mahasiswa sendiri menjadikan pembelajaran bagi mahasiswa dalam bersosialisasi kepada masyarkat. Pemberian dan pembuatan tempat budidaya jamur tiram kepada karang taruna bertujuan untuk meningkatkan aktifitas pemuda desa Cacaban Lor kepada hal yang bermanfaat. Sinar matahari mengundang gelapnya malam minggu dilaksanakanlah acara sosialisasi penggunaan gedget dan media sosial dengan bijak oleh Polisi Sektor Bener, dengan adanya sosialisasi ini harapannya pemuda dan anak-anak desa Cacaban lor sadar akan penggunaan gedget dan media sosial dengan bijak dalam hal-hal positif. Dinginnya malam minggu dengan diiringi rintikan air hujan dan petikan gitar pemain pantomim memainkan perannya sebagai bangsa yang cinta Indonesia dan mengharapkan Indonesia yang damai tanpa ada dusta, antusias warga memberi kehangatan dengan tepuk tangan yang meriah. Pentas seni ini merupakan ice breaking di malam puncak acara Himagrin Mengabdi.

Malam berlalu dengan sambutan pagi yang berhiaskan gerimis tak membuat surut semangat panitia dalam melaksanakan acara-acara di hari minggu 10 Desember. Hijaunya bibit tanaman jati merupakan wujud bakti sosial kita terhadap alam dan desa Cacaban Lor dengan ditanam di lahan yang kosong. Seperempat hari telah dilalui gerimispun tak berlalu warna-warni buku pendidikan mulai tertata satu persatu di teras Balai Desa Cacaban Lor terasa lengkap dengan tambahan warna-warni crayon dan polosnya kertas gambar. Anak-anak kecil satu persatu mulai berdatangan dengan wajah polos dan penasan. Lembaran buku mereka perhatikan dan kertas putih bersih mereka gores dengan warna-warninya crayon menggambarkan isi hati mereka yang penuh dengan suka cita dan keceriaan. Sebagian dari mereka menuangkan kebahagiaan diacara lomba, antusias mereka membuat kami panitia bahagia lahir dan batin dengan melihat wajah ceria mereka. Acara demi acara telah terlaksana dengan lancar tiba pada acara terakhir yaitu penutupan dengan pembagian sedikit rezeki berupa sembako untuk warga kurang mampu.

Dua hari berlalu acara demi acara telah terlaksana dan panitia kembali kepada kesibukan kuliahnya di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Kepergian kami kembali ke Kampus diiringi dengan wajah senyum hangat pemilik rumah yang dijadikan base camp panitia.