Seminar Nasional Pendidikan Teknik Otomotif (SEMNAS OTO)
Ditulis oleh Panitia SEMNAS OTO   
Kamis, 10 Maret 2016 13:25

Di era MEA sekarang ini, perdagangan bebas tentu membawa dampak ganda. Di satu    sisi, era globalisasi membuka peluang kerjasama seluas-luasnya antarnegara, namun di sisi lain harus diterima sebagai era persaingan yang semakin ketat dan tajam. Bisa dimaklumi jika Jepang, Amerika Serikat, dan Cina yang paling banyak mengambil manfaat dari era perdagangan bebas ini. Tiga negara ini telah memiliki fokus pengembangan teknologi baru melalui sains mutakhir.

Tidak dapat dihindari bahwa era perdagangan bebas yang secara bertahap berlaku sejak tahun 2003 untuk kawasan Asia Tenggara (AFTA) dan tahun 2020 untuk kawasan Asia-Pasisif (APEC). Dunia usaha/industri harus meningkatkan kompetensi tenaga kerjanya agar dapat meningkatkan mutu dan ragam produknya yang dapat bersaing di pasar bebas. Sebagai Lembaga Pendidikan Kejuruan perlu juga menyikapi keadaan ini mengingat bahwa tujuan utamanya adalah memberikan bekal keterampilan dan pengetahuan agar tamatannya menjadi tenaga kerja yang produktif, mampu mendapatkan pendapatan dan taraf hidup serta dapat mengembangkan dirinya dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat.

Untuk menjawab hal diatas perlu lembaga pendidikan kejuruan yang handal dan mampu menerapkan prinsip Total Quality Management (TMQ) agar dapat menjawab tantangan permasalahan ketenagakerjaan. Selain itu diperlukan jiwa kewirausahaan dalam diri peserta Diklat agar mampu menciptakan peluang kerja dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kegiatan ekonomi masyarakat. Pendidikan kejuruan dituntut untuk mampu meningkatkan kompetensi generasi muda Indonesia yang akan memasuki dunia kerja selaras dengan perkembangan teknologi dan perubahan pasar kerja. Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) sebagai implementasi dari kebijakan Link & Match merupakan bukti adanya keterlibatan aktif pihak dunia usaha/industri dalam pengelolaan Pendidikan kejuruan.


TUJUAN

Menampung saran dan masukan pemikiran dalam meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan mengenai link and match dunia kerja dengan pendidikan kejuruan untuk menjawab tantangan MEA


TEMA SEMINAR

Tema Seminar Nasional ini adalah Link and Match Dunia Kerja dengan Pendidikan Kejuruan untuk Menjawab Tantangan MEA”

PEMBICARA
  1. Dr. Wegig Pratama, M.Pd. (Sekjen APTISI, Direktur AMY dan Ketua Forum Pendidikan Kejuruan Indonesia - Australia))
  2. Prof. Dr. Sugeng Eko Putro Widoyoko, M.Pd (Guru Besar Evaluasi Pendidikan UM Purworejo)

TARGET PESERTA
Sebanyak 200 peserta yang berasal dari mahasiswa, guru, dosen, dan para praktisi pendidikan kejuruan.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN SEMINAR

  • Hari/Tgl. : 14 Mei 2016
  • Waktu   : 08.00-Selesai
  • Tempat : Ruang Seminar Kampus Timur Universitas Muhammadiyah Purworejo

FASILITAS
Para peserta seminar akan memperoleh fasilitas Seminar Kit (Block note, ballpoint, buku abstrak/proseding, sertifikat, dan snack).

PENDAFTARAN DAN BIAYA

Pendaftaran dilakukan dengan cara mengirimkan formulir pendaftaran yang didownload di :

http://www.seminarpendidikanotomotif-ump.blogspot.com

dan kirim via e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


Contact Person seminar nasional:

1.    Suyitno, M.Pd. (085292839172)
2.    Hardi Setioko, S.E (085228058 884)
3.    Dwi Jatmoko, M.Pd. (085729216234)

Investasi :

1.    Peserta Mahasiswa non pemakalah Rp 100.000,00.
2.    Peserta umum non pemakalah Rp 150.000,00.
3.    Peserta+Pemakalah  Rp 300.000,00 .

Biaya pendaftaran dapat dikirim melalui rekening BNI Cabang Purworejo Nomor Rekening : 0279255429  atau datang langsung ke Sekertariat Panitia Seminar Nasional Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Waktu Pendaftaran

1.    Batas Akhir Penerimaan Makalah Lengkap tanggal 30 April 2016
2.    Pengumuman Makalah diterima tanggal 04 Mei 2016
3.    Pendaftaran peserta non Pemalakah paling lambat 14 Mei 2016